Kasus Narkoba Tersangka L, R dan I Tahap Satu

TIMIKA,TimeX

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika Kompol Mursaling mengatakan berkas perkara narkoba jenis sabu-sabu dengan tiga tersangka inisial L, R dan I sudah tahap satu setelah dikirim ke jaksa pada Senin (16/4).

“Saat ini kita masih menunggu hasil dari kejaksaan agar secepatnya dapat melengkapi berkas tahap dua,” kata Mursaling saat dihubungi Timika eXpress via WhatsAppnya, Jumat (20/4).

Perlu diketahui ketiga pengedar narkoba ini ditangkap pada hari dan tanggal yang sama pada Kamis (15/3). Namun di lokasi dan jam berbeda. Tersangka L ditangkap di rumahnya di Jalan Cenderawasih SP 2 sekira pukul 10.30 WIT dengan barang bukti satu paket sabu-sabu.

Tersangka R ditangkap di rumahnya di Jalan Pendidikan Jalur 2 sekira pukul 13.30 WIT dengan barang bukti tiga paket. Sedangkan tersangka I ditangkap di rumahnya di belakang Hotel Anggrek Jalur I sekira pukul 17.00 WIT dengan barang bukti delapan paket sabu-sabu.

Total barang bukti narkoba dari ketiganya sebanyak 13 paket setelah ditimbang dengan berat 1,87 gram.

Tersangka L dan R peroleh barang bukti tersebut dari tersangka I yang dikirim oleh Udin dari Makassar melalui jasa pengiriman barang. Tersangka L dan R selain mengkonsumsi juga sebagai pengedar.

Tersangka I merupakan seorang wiraswasta baru sekali menjadi kurir barang haram ini. Sementara R yang berprofesi sebagai sopir mobil rental dan L pekerjaan wiraswasta sudah dua kali mengedarkan. Dalam kasus ini ketiganya merupakan pemain baru dan dikenakan Pasal 112 ayat 1 Juncto pasal 127 ayat 1 dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Mursaling juga mengaku selama tiga bulan, Januari, Februari dan Maret 2018 pihaknya telah berhasil menangkap empat pelaku pengedar narkoba. Hal ini sudah melebihi target yang ditentukan BNN Pusat hanya tiga kasus.

Perwira melatih satu itu memastikan dari jumlah kasus yang ditangani saat ini tidak menutup kemungkinan kedepan pasti bisa menangkap pelaku-pelaku lainnya.

“Dari empat pelaku tersebut baru satu berkas yang telah kita kirim ke Kejaksaan Negeri Mimika. Sedangkan tiga yang lainnya masih dalam proses pengembangan dan pemeriksaan,” katanya.

Salah satu cara menekan masuknya narkoba di wilayah ini Mursaling bersama timnya terus  perketat pengawasan baik di pintu masuk Pelabuhan Pomako, Bandara Mozes Kilangin mapun di tempat jasa pengiriman barang.

Dalam mengawasi hal itu ia menyadari membutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat di Timika. “Kita juga tidak terpaku dengan target yang diberikan pusat. Untuk itu kita memerlukan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi hal ini,” katanya.

Dikatakan setiap hari BNNK Mimika akan terus memantau peredaran barang haram tersebut. Untuk dapat menangkap pelaku, pengedar maupun pemakai tentunya memerlukan waktu cukup lama sebab sebelum penangkapan harus mengawasi pergerakan mereka terlebih.

Rata-rata selama ini pengedar mendapat narkoba dari luar Timika seperti Makassar yang dikirim melalui jasa pengiriman. Selain untuk konsumsi sendiri juga dijual kepada pelanggan.

“Tentunya untuk mengantisipasi hal itu kita perlu lakukan koordinasi dengan pihak pengiriman, sehingga jika ada barang yang mencurigakan dapat menghubungi kami maupun polisi,” jelasnya. (aro)

Foto: Dok./TimeX
MINTA KETERANGAN – Kepala BNNK Mimika Kompol Mursaling minta keterangan kepada ketiga tersangka pada Rabu (4/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.