Polisi Amankan 16 Warga Kwamki Narama

TIMIKA,TimeX

Kepolisian Sub Sektor Kwamki Narama berhasil mengamankan 16 orang warga Kwamki Narama yang hendak mengkonsumsi miras pada Senin (23/4).

Kapospol Kwamki Narama Iptu Hari Katang menjelaskan ke 16 warga yang diamankan oleh pihak keamanan langsung dibawa ke Polsek Mimika Baru guna ditahan sementara untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan pasca prosesi adat perdamaian pada Rabu (18/4) lalu.

Bersamaan dengan itu polisi juga menyita empat buah senjata tajam jenis golok dari tujuh pelaku.

“Mereka diamankan karena mabuk setelah menerima pembagian dana perdamaian. Jadi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan kita tahan mereka,” katanya.

Langkah yang diambil ini kata Katang sesuai perintah kapolres dan bupati dimana pihaknya akan melakukan penyisiran dan penertiban kepada warga yang membawa sajam maupun kedapatan mengkonsumsi miras.

Mengingat miras adalah sumber penyebab dari segala permasalahan yang terjadi di wilayah itu.

“Intinya untuk saat ini anggota kita terus melakukan penyisiran dan penertiban bagi siapa saja warga yang membawa panah dan tentunya mabuk sesuai dengan instruksi kapolres dan Bupati Mimika,” tegasnya.

Ia menegaskan dalam penyisiran ini apabila ada warga yang kedapatan melanggar kesepakatan maka bersangkutan langsung diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu terkait kondisi terkini di Kwamki Narama menurutnya pasca perdamaian antara kubu atas, tengah dan bawah masih berlangsung aman. Meskipun demikian pihaknya masih terus memantau serta berjaga-berjaga di lokasi sekitar.

“Untuk kamtibmas di Distrik Kwamki Narama masih aman pasca perdamaian. Saat ini masih dilakukan proses bakar batu dan pembagian dana perdamaian,” katanya.

Pantauan Timika eXpress di Polsek Mimika Baru polisi menggiring pertama tujuh orang mabuk ke sel. Mereka akan  menjalani tahanan selama 1×24 jam setelah itu dipulangkan. Selanjutnya menyusul sembilan orang warga pembawa senjata tajam. (aro)

Foto: Rina/TimeX
AMANKAN – Personil Polsek Mimika Baru saat mendata nama-nama warga yang diamankan dari Kwamki Narama di sel pada Senin (23/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *