Keluarga Isak Ponglinting ‘Serbu’ Polsek Mimika Baru

TIMIKA,TimeX

Keluarga alm Isak Ponglinting (17) ‘menyerbu” (datang-red) Polsek Mimika Baru pada Senin (23/4).

Kedatangan keluarga korban yang berjumlah kurang lebih 20 orang terdiri dari ibu-ibu, anak-anak dan laki-laki sambil membawa foto alm. Setiba di polsek mereka diterima langsung oleh Kapolsek Mimika Baru AKP Pilomina Ida Waymramra. Turut mendampingi Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Suhardi Djawa dan anggota Reskrim Polsek Mimika Bar Bripka Ivan Mangende.

Mewakili keluarga alm Isak Ponglinting, Gabriel mempertanyakan mengenai perkembangan penanganan kasus penikaman di Jalan Bougenville akhir bulan lalu mengingat sejauh ini pihak kepolisian telah mengantongi nama tersangka namun  belum juga berhasil ditangkap.

“Kami datang untuk pertanyakan perkembangan kasus penikaman di Jalan Bougenville. Kami melihat polisi terkesan lambat dalam mengungkap pelaku,” kritik Gabriel.

Gabriel juga mengemukakan bahwa anggota pelaku masih sering melakukan teror baik di rumah korban maupun di kuburan almarhum dengan melempari batu.

“Kami hanya ingin agar polisi segera menangkap pelaku agar kami tidak bertanya-tanya dan proses hukum dapat ditegakan,” ujarnya.

Sementara ayah korban, Marten Ponglinting berharap kepada kepolisian segera menangkap pelaku penikam anaknya.

“Kami keluarga korban sepanjang malam terus diteror oleh segerombolan teman pelaku membuat kami tidak nyaman. Untuk itu kami ingin pelaku ini harus segera ditangkap agar kita juga merasa aman, karena kalau ini terus berlanjut tentunya hal ini membuat kami resah,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Ida menjelaskan sejauh ini pihaknya tetap bekerja maksimal mencari guna menangkap pelaku.

“Apabila ada pemikiran dari keluarga terkait pengungkapan kasus penikaman tersebut lambat, saya selaku kapolsek siap dilaporkan, apabila tidak melaksanakan tugas dengan baik, dengan mengeluarkan tersangka sebagai DPO baik di Polres Mimika, Polda Papua maupun Polda Maluku,” terangnya.

Ida menegaskan dalam kasus ini dirinya tidak mempunyai kepentingan apapun. Bahkan ia mengarahkan kepada pihak keluarga bila menemukan kesalahan dari pihak kepolisian silahkan dilaporkan karena ada aturan kedisiplinan dan kode etik Polri.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Suhardi Djawa menjelaskan pihaknya telah memeriksa lima saksi dan semua keterangan telah mengerucut kepada tersangka ON.

Suhardi mengatakan saat ini kondisi NR, pacar korban sudah mulai membaik bahkan telah menjalani pemeriksaan pada Sabtu (21/4) lalu.

“Kita sudah periksa dan berdasarkan pengakuan NR bahwa IR yang membawa korban ke BLUD juga terlibat dalam penikaman tersebut sehingga statusnya kini menjadi tersangka,” jelasnya.

Sementara ON pelaku utama masih melarikan diri. Pihaknya berjanji akan terus berupaya menangkapnya.

“Kami berharap berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diperiksa beserta pihak keluarga dapat bekerjasama untuk segera menangkap pelaku dan diproses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Kami hanya berharap secepatnya dapat diselesaikan,” katanya.

Isak Ponglinting  merupakan pelajar di salah satu SMA di Timika. Ia meninggal setelah ditikam oleh pelaku di Jalan Bougenville pada Jumat (30/3). (aro)

Foto: Rina/TimeX
KELURGA KORBAN – Suasana pertemuan keluarga korban alm Isak Ponglinting dengan Kapolsek Mimika Baru AKP Ida Waymramra di Kantor Polsek Mimika Baru pada Senin (23/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.