Bassang Benahi Administrasi Pemerintahan

Yohanis Bassang
Foto: Dok/TimeX

Hari Pertama Bassang Pimpin Mimika

TIMIKA,TimeX

Di hari pertama menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Yohanis Bassang langsung memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 di Kabupaten Mimika.

Saat ditemui Timika eXpress di Lantai III Gedung A Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Rabu (2/5) kemarin, Yohanis Bassang mengaku, prioritas utama yang akan dijalankan selama 62 hari kerja ke depan adalah membenahi administrasi pemerintahan.

“Prioritas adalah masuk kantor, pembenahan administrasi pemerintahan, memotivasi pegawai. Saya kita itu, karena Plt itu kewenangannya terbatas,” kata Yohanis.

Namun, Yohanis tidak merinci secara detail adiminstrasi yang dimaksud. Apakah terkait kehadiran ASN Mimika atau terkait pembenahan laporan keuangan maupun adminitrasi penting lainnya di Lingkup Pemda Mimika.

Yohanis yang menggantikan Eltinus Omaleng yang maju sebagai petahana pada Pilkada 2018 ini, berharap para pegawai di lingkup Pemkab Mimika agar bertanggung jawab dan siap  melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.

“Berikan motivasi kepada pegawai, para pegawai harus bertanggung jawab, baik terhadap diri masing-masing dalam pengabdian tugas dan yang terpenting, doakan saya,” kata Yohanis singkat.

Sementara itu, peringatan Hardiknas dirangkaikan dengan Hari Integrasi Papua yang diperingati setiap tanggal 1 Mei ini dilangsungkan di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Rabu (2/5).

Rangkaian upacara yang diwanai dengan parade pakaian adat nusantara, persembahan dari 100 pejajar, atraksi drum band dari TK Kartika, TK Mitra Kencana dan SMP Negeri 2 itu menjadi hiburan bagi peserta upacara.

Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis hasil Ujian Nasional (UN) oleh Yohanis Bassang kepada Ketua Musyawarah Kepala-Kepala Sekolah (MKKS), Jhon Lemauk dan Ketua Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Kabupaten Mimika, Manto Ginting.

Gelar upacara yang berlangsung meriah itu diikuti jajaran Forkopinda, Ketua DPRD Mimika, Elminus Mom bersama anggotanya, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pasukan TNI-Polri, ASN lingkup Pemkab Mimika dan pelajar dari sejumlah jenjang  satuan pendidikan.

Prosesi upacara juga melewati pembacaan ikrar janji Papua kembali ke pangkuan NKRI oleh Katarina Saweri, Sekretaris Kesbangpol.

Dalam amanatnya, Yohanis Bassang mengatakan, pendidikan sangatlah penting karena dapat melahirkan manusia yang beretika, sopan santun juga berwibawa.

“Karena pendidikan merupakan jendela dunia, maka untuk menimba ilmu tidak pernah ada batasnya. Orang yang berwibawa pasti orang yang berpendidikan, dan mengejar ilmu tidak pernah ada batas usia asalkan ada kemuan dan kerja keras pasti sukses,” tegas Yohanis.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam kaitannya dengan Sumber Daya Manusia, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika akan terus mendorong kualitas mutu pendidikan di tanah Amungsa dan Bumi Kamoro agar lebih baik dan terus berkembang.

Yohanis juga mengisahkan, bahwa pendidikan merupakan urat nadi pembangunan.

“Buktinya, ketika Amerika menjatuhkan bom di Jepang, yaitu di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Kaisar Hirohito lebih dulu mengumpulkan semua jenderal dan menanyakan berapa banyak guru yang masih hidup. Ini menandakan bahwa peran guru dalam pendidikan sangat penting. Pendidikan bisa mengubah nasib seseorang bahkan kemajuan negara,” tuturnya.

Sementara Ausilius You, Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika usai upacara mengaku prihatin, sebab Hardiknas tahun ini di Mimika dirayakan pascakasus kekerasan yang mendera belasan guru di Aroanop.

“Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa harus kita sanjung dan perlakukan baik, sebab dari mereka lahir generasi cerdas penerus cita-cita bangsa,” tandasnya.

Tidak kala menarik, Yohanis Bassang bersama Forkopinda dan para kepala OPD ikut bergoyang bersama para murid-murid TK yang saat itu membawakan tarian. (a30/vis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *