Philbas Menunggu Penetapan Status Pilkada Mimika

FOTO BERSAMA-Bakal Calon Bupati Mimika, Philipus Wakerkwa foto bersama tim sukses di kediamannya, Kamis (17/5).
Foto: Yosefina/TimeX

TIMIKA, TimeX

Pasangan Bakal Calon (Balon)  Bupati dan Wakil Bupati Mimika Philipus Wakerka, SE, M.Si dan H. Basri (Philbas) hingga kini masih menunggu status ditetapkannya menjadi Pasangan Calon (Paslon) agar bisa mengikuti bursa Pilkada Mimika 2018.

“Kami sudah koordinasikan dengan KPU Mimika, bahwa kejelasan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau Memenuhi Syarat  (MS) akan tetapkan pada tanggal 21 Mei bersamaan dengan penetapan DPT atau sebelum penetapan DPT”.

Demikian dikatakan Balon Bupati Mimika, Philipus Wakerkwa kepada Timika eXpress di kediamannya, Jalan Leo Mamiri, Kamis (17/5) sore.

Menurut Philipus, syarat dukungan Philbas yang dinyatakan hilang kurang lebih 16.859 telah diverifikasi oleh KPU Provinsi Papua, selanjutnya akan ditetapkan oleh KPU Mimika.

“Waktu KPU Mimika diberhentikan sementara, KPU Provinsi yang ambil ahli dan lakukan verifikasi kami punya syarat dukungan. Sebenarnya setelah verifikasi, harusnya KPU Provinsi yang tetapkan, tapi karena bersamaan KPU Mimika diaktifkan jadi tunggu keputusannya saja,” kata Philipus.

Ia berharap KPU Mimika tidak lagi menunda penetapan status Philbas menjadi Paslon sebelum tanggal 21 Mei. Tidak boleh tunda lagi,” tegasnya.

Derek Mote, Komisoner Divisi Teknik KPU Mimika yang coba dikonfirmasi terkait ini, enggan mengomentari lebih jauh.

“Kami baru aktif satu minggu dan belum terima informasi dari KPU Provinsi jadi untuk sementara belum bisa berkomentar,” kata Derek singkat saat dihubungi tadi malam via ponselnya.

Sementara itu, Isak Hikoyabi, Komisioner KPU Mimika Bidang Keuangan dan Logistik, menjelaskan berkas Philbas tidak pernah diverifikasi KPU Mimika sehingga pihaknya mengambil ahli melakukan verifikasi berdasarkan rerkomendasi Panwas Mimika saat kominioner KPU Mimika diberhentikan sementara.

Menurut Izak, saat Philbas mendaftar di KPU Mimika, berkas syarat dukungan yang diserahkan sejumlah 24 ribu.

Setelah diverifikasi faktual jumlah dukungan berkurang lebih 19 ribu. Ironisnya, setelah dilakukan pengecekan ulang, ternyata ditemui 16 dukungan ganda  sehingga hanya tersisa 13 ribu syarat dukungan.

Untuk memenuhi syarat ketentuan 22.273 dari calon perseorangan, Philbas harus kembali memasukan syarat dukungan sebanyak 10 ribu, namun setelah diverifikasi tersisa 7.000 sehingga belum memenuhi syarat dukungan.

Anehnya, saat Panwaslu Mimika merekomendasikan KPU Mimika melakukan verifikasi, KPU Mimika sudah tidak memiliki berkas syarat dukungan dari Philbas sehingga tidak dapat dilakukan.

Menurut dia, jika dokumen syarat dukungan hilang seharusnya Balon Philbas memperkarakan melalui delik aduan sehingga ada perintah hukum sebgaai landasan yang kuat dari Bawaslu Provinsi untuk dilakukan verifikasi ulang.

Keputusan ini kembali ke KPU Mimika dan harapan saya penetapannya nanti mempertimbangkan berbagai aspek,” pesannya. (epy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.