Freeport Kirim Tim ERG Bantu Korban Gempa Palu

TIMIKA,TimeX PT Freeport Indonesia (PTFI) mengerahkan empat orang yang tergabung dalam Tim Emergency Response Group (ERG) untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan membantu korban gempa-tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Agung Winarto, Koordinator Tim ERG PTFI

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengerahkan empat orang yang tergabung dalam Tim Emergency Response Group (ERG) untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan membantu korban gempa-tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Tim ERG Freeport yang tergabung dalam tim resque Kementerian ESDM telah berangkat menuju Makassar, pada Minggu (30/9) dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, menggunakan maskapai penerbangan komersil Nam Air.

Adapun empat personel ERG Freeport yang dikoordinir oleh Agung Winarto akan bergabung dengan tim Kementerian ESDM yang mengkomodir 28 perusahaan tambang dan Migas seluruh Indonesia.

Agung Winarto, Koordinator Tim ERG PTFI kepada wartawan di Bandara Mozes Kilangin, Minggu (30/9) mengatakan, keberangkatan tim ke Palu merupakan kepedulian Freeport dalam mendukung upaya pemerintah  menanggulangi musibah alam yang terjadi di Indonesia.

“Tim yang dikirim diharapkan dapat membantu proses penyelamatan dan evakuasi korban gempa dan tsunami di Palu yang saat ini masih memerlukan bantuan. Kita berangkat hari ini (kemarin-red) nanti nginap semalam di Ujung Pandang, besoknya (hari ini-Red) akan koordinasi menuju bandara terdekat, selanjutnya menempuh jalur darat antara Mamuju atau Poso menuju Palu, dan mulai beraksi bersama tim Kementerian ESDM,” jelas Agung.

Lanjut Agung, target pertama yang akan dilakukan timnya adalah menolong masyarakat yang masih bisa diselematkan terutama yang hidup, tetapi jika tidak ada, upaya lainnya membantu rekonsiliasi pekerjaan yang ditangani tim lain di Palu.

Selain personil, untuk kelengkapan peralatannya, ini sudah dikoordinasikan dengan Kementerian ESDM, dan sudah ada pembagian tugas masing-masing.

“Dari 28 tim Kementerian ESDM, ada yang bawa alat penerangan, alat berat, dan lainnya. Kalau untuk tim ERG Freeport khusus rescue,”jelasnya.

TimRescue Freeport dalam misinya melakukan pencarian sesuai dengan SOP selama 7 hari, tapi bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Menjawab pertanyaan wartawan, soal bantuan tim ke Lombok, katanya tim kemanusiaan ERG Freeport yang dikirim ke Lombok sudah ditarik dan kini berada di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Kementerian ESDM,” tandasnya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.