Bantuan Dana Korban Gempa Sulteng Sementara Terkumpul Rp186,9 Juta

TIMIKA,TimeX Melalui aksi penggalangan dana bantuan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, dana yang  sudah  dihimpin Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika sebesar Rp186.9 43.000.

BANTUAN-Ketua Baznas, Umar Habib dan Ketua MUI Mimika Ustad Muh. Amin foto bersama komunitas peduli gempa-tsunami Sulteng, Selasa (2/10). Foto: Evan Soenarie/TimeX

Pemkab Mimika Juga Galang Dana

TIMIKA,TimeX

Melalui aksi penggalangan dana bantuan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, dana yang  sudah  dihimpin Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika sebesar Rp186.9 43.000.

Donasi bantuan ini dihimpun dari 25 organisasi massa, peguyuban/kerukunan, sekolah-sekolah, tokoh agama maupun masyarakat, sejak dimulai Minggu (30/9).

Rencana aksi pengalangan  dana yang dimotori Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Baznas Mimika akan berlangsung hingga Jumat (5/10).

Selain dari 25 organisasi tersebut, Umar Habib selaku Ketua Baznas Mimika, menambahkan, ada pula donasi bantuan yang juga digalang 29 Koordinator Relawan Mimika Peduli Sulawesi Tengah (Sulteng).

Katanya, semua donasi bantuan akan dihimpun jadi satu, dan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural, sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011, Baznas diberi kewenangan untuk  menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya.

“Dana bantuan tersebut akan kami himpun dan disalurkan oleh Divisi Baznas Tanggap Bencana (BTB). Kami ajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban saudara kita di Selawesi Tengah yang sedang dalam kesulitan”.

Demikian dikatakan Umar Habib saat ditemui Timika eXpress di sela-sela aksi penggalangan dana di bilangan Yos Sudarso-Pendidikan, Selasa (2/10).

Menurut Umar, setelah semua donasi bantuan dan dihimpun hingga Jumat nanti, pihaknya akan melakukan evaluasi pada Sabtu (6/10) untuk membahas mekanisme penyalurannya.

Hal senada diungkapkan Ustad Muhamad Amin AR, S.Ag, bahwa dengan terkumpulnya donasi bantuan mencapai 100 juta lebih, ini menunjukan bahwa warga Mimika ikut peduli terhadap sesama.

Ia berharap dengan bantuan dana yang disalurkan, dapat meringankan beban derita masyarakat korban gempa-tsunami di Palu.

Dan kepada masyarakat Mimika dari berbagai kalangan yang telah membantu, disampaikan terima kasih.

“Selain menggalang dana bantuan, kami juga rencanakan gelar doa bersama warga Selawesi Tengah untuk keselamatan bangsa Indonesia agar terhindar dari bencana,” tandasnya.

 

Pemkab Mimika Juga Galang Dana

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika juga mulai menggalang dana bantuan untuk masyarakat korban gempa di Sulteng.

Dimana Dinas Sosial (Dinsos) diberi tangung jawab olehWakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang untuk mengumpulkan dana bantuan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mimika.

Penunjukan Dinsos Mimika ini disampaikan secara terbuka oleh Yohanis Bassang saat memimpin apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (2/10).

“Bentuknya sumbangan sukarela, jadi biar hanya sepuluh ribu rupiah juga tidak apa. Dari sedikit yang kita kumpulkan tapi libatkan banyak orang pasti jadi bukit,” katanya.

Untuk itu, dalam mendukung aksi kemanusiaan ini, Wabup Bassang menginstruksikan ke masing-masing OPD untuk bertangung jawab menjalankan les sumbangan ke pegawainya, dan kalau sudah terkumpul diserahkan ke Dinsos sebagai penangung jawab.

“Awalnya saya ingin buka posko bantuan. Tapi karena pertimbangan transportasi, kita putuskan  donasi bantuan dana saja, dan kita akan antar langsung ke Palu sehingga tepat sasaran, sebagaimana donasi bantuan untuk korban gempa di Lombok-NTB beberapa bulan lalu,” tandasnya. (a30/zuk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.