Polisi Didesak Proses Lima Tersangka Perdagangan Anak

TIMIKA, TimeX

Tindakan mempekerjakan anak dibawah umur merupakan salah satu tindakan eksploitasi terhadap anak. Di Timika sendiri masalah ini menjadi perhatian banyak pihak menyusul adanya sejumlah bar yang mempekerjakan anak dibawah umur.

Foto : Rina/TimeX

Markus Timang

 

Markus Timang, Anggota DPRD Mimika menegaskan agar para tersangka sebanyak lima orang segera diproses hukum.

“Polisi harus segera memprosesnya sesuai dengan pasal yang berlaku. Mereka itu kan salah, jadi untuk apa prosesnya lama-lama,” tegas Markus kepada Timika eXpress, Selasa (2/10).

Kata dia, masyarakat cukup resah dengan kejadian ini, apalagi anak-anak adalah penerus bangsa, ketika dieksplotasi maka sulit bagi mereka untuk meraih masa depannya.

“Seharusnya mereka sekolah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar ini segera diproses sehingga menjadi efek jera bagi orang lain kedepannya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa, kelima tersangka itu dari THM JJ yang mana sudah ditetapkan sebagai tersangka terhadap satu manager dan satu mami, sementara di THM Bintang itu satu manajer dan dua mami.

Kelima tersangka ini diamankan pada saat dilakukan razia malam hari di empat lokasi yakni THM Honai, Bintang, JJ dan D’Queen. Razia ini berdasarkan laporan masyarakat kalau ada THM yang pramurianya ada anak dibawah umur.

FOTO:Ribka/TimeX

Agustina Yatenea

Sementara itu, desakan juga datang dari Tokoh Perempuan Kamoro, Agustina Yatenea. Kepada Timika eXPress saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (3/10) menyampaikan, agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal, sesuai dengan peraturan yang berlaku di negara ini.

Lanjut dia, dirinya sangat menyayangkan adanya temuan seperti ini, sebab menurutnya adalah tindakan amoral, karena memanfaatkan anak-anak untuk kelancaran bisnis.

“Harus ada efek jera. Jangan dia datang dari luar Timika baru bikin kegiatan yang aneh-aneh di Timika yang bisa merusak anak-anak,”  tegasnya.

Ia berharap kedepan, razia bisa rutin dilakukan, bukan hanya THM tetapi juga tempat-tempat lain yang berpotensi melakukan perdagangan anak.
>>Masih Dilakukan Pemeriksaan Terhadap Tersangka

Terkait dengan desakan dari para tokoh masyarakat tersebut, Kapolres Mimika melalui AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Kasat Reskrim Polres Mimika menegaskan bahwa lima tersangka (dua laki-laki dan tiga wanita) yang terlibat dalam kasus pekerjakan anak dibawah umur di dua THM yakni JJ dan Bintang masih dilakukan proses pemeriksaan.

“Prosesnya masih tetap lanjut dan tetap menjalani proses hukum,” kata AKP I Gusti dengan singkat saat dikonfirmasi Timika eXpress melalui telepon, Selasa (2/10).

Sebelumnya dikatakan sesuai perintah kapolres, kasus ini tetap dilaksanakan sesuai prosedur hukum yang ada.  Meski tidak disebutkan inisial kelima tersangka dari dua THM tersebut, namun kelima tersangka ini dikenakan UU perlindungan anak dan UU ketenagakerjaan, sehingga prosesnya terus berlanjut.

“Jadi prosesnya masih berlanjut sampai sekarang dan untuk pemilik lokasi tersebut sudah kita panggil dan periksa terkait ini mengetahui atau tidak. Kita juga masih dalami tempatnya itu apakah ada izin usaha atau tidak,” ungkapnya. (aro/a31/tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.