Tenaga Honorer Terbanyak di Dinkes

FOTO:Dok/TimeX
ILUSTRASI-Para ASN bersama Honorer di lingkup Pemkab Mimika, saat apel di Pusat pemrintahan beberapa waktu lalu.

TIMIKA, TimeX
Paskalis Kiwerlakubun, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Aparatur Daerah, Mimika menyatakan bahwa saat ini dari sejumlah Organias Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang memiliki tenaga honorer terbanyak adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan jumlah mencapai 1000 lebih.
Dihubungi Timika eXpress, melalui telepon, Jumat (5/10) ia menjelaskan bahwa untuk Dinkes, tenaga honorer disebut sebagai tenaga kontrak, karena mereka adalah tenaga profesi.
“Dua tahun yang lalu memang tenaga non ASN di 23 Puskemas mencapai 1000 lebih namun sampai saat ini mulai berkurang dan untuk 2018 tidak ada penerimaan tenaga non ASN lagi kecuali memiliki SK bupati,” ungkapnya.
Sementara itu, Reynold Ubra, Sekretaris Dinkes, saat dikonfirmasi melalui telepon Jumat (5/10) menjelaskan, terkait dengan hal yang sama mengatakan, semua tenaga kontrak Dinkes mengantongi SK Bupati, dan rata-rata yang sudah pengabdian sekitar 5-10 tahun. Dan data terkahir untuk tahun ini tenaga kontrak Dinkes mencapai 927 orang.
“Saya bingung defenisi honorer ini seperti apa, karena kami kalau dari Kementrian Kesehatan tidak ada yang namanya tenaga honorer, tetapi tenaga kontrak,” terangnya.
Tenaga kontrak ini yang dimaksud seperti tenaga penugasan khusus yang disebut sebagai “Nusantara Sehat” yang saat itu sudah berkahir masa kontraknya per 26 September 2018 kemarin dan tenaga kontrak penugasan khusus Mimika Sehat, yang gajinya dibayar menggunakan Otonomi Khusus (Otsus).
Sehingga ditegaskan lagi jika ada Puskemas yang menerima tenaga honorer maka Dinkes tidak akan mengung apapun.
“Karena tenaga kontrak mereka juga menerima gaji, Tunjangan Tambahan Penghasilan,” pungkasnya.(a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.