Mahasiswa Mimika Korban Gempa Palu Dipulangkan

TIMIKA,TimeX Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika bersama AMI Foundation berhasil memulangkan Latus Nirigi ke Mimika, Minggu (7/10).

Foto: Istimewa/TimeX
FOTO BERSAMA-Latus Nirigi (kedua kanan), mahasiswa asal Mimika yang jadi korban gempa Palu foto bersama Ustadz Umar Habib dan Founder AMI Foundation, Ustadz H. Azzam Mujahid Izzulhaq di kediamannya di kilometer 11, Minggu kemarin.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika bersama AMI Foundation berhasil memulangkan Latus Nirigi ke Mimika, Minggu (7/10). Latus adalah seorang mahasiswa asal Kabupaten Mimika yang jadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), 28 September lalu.
Kabar mengenai nasib mahasiswa asal Papua yang butuh pertolongan ini diperoleh tim dari postingan warganet di media sosial (Medsos) pada Jumat (4/10) lalu.
Postingan yang menyebutkan bahwa ada mahasiswa asal Papua yang jadi korban gempa dan tsunami, namun selamat, kemudian langsung disikapi Baznas bersama AMI Foundation.
Dari press release yang dikirimkan Baznas ke redaksi Timika eXpress, Minggu (7/10), mengatakan bahwa Baznas dan AMI Foundation menindaklanjuti kondisi yang dialami Latus Nirigi, lantaran terkatung-katung nasibnya di Palu sebab belum mendapat bantuan dari Pemerintah Papua.
“Selain Latus Nirigi, mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu, Jurusan Teknik Sipil, mahasiswa asal Papua dan Papua Barat lainnya yang juga korban telah dievakuasi dan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing setelah menerima bantuan,” terang Ustadz Umar Habib selaku Ketua Baznas Mimika.
Kata Umat, sebelum menyalurkan bantuan, tim relawan BAZNAS Kabupaten Mimika terlebih dahulu mengabari keluarga Latus Nirigi di Timika, mengenai kondisi Latus Nirigi yang selamat dari musibah, akan dievakuasi ke Timika.
Terkait bantuan tersebut, rencananya, Latus Nigiri telah diberangkatkan ke Balikpapan menggunakan kapal laut, sebab akses jalur laut menggunakan kapal lebih mudah daripada perjalanan darat atau udara dari Palu ke Makassar.
Kata Umar, Latus telah tiba di Balikpapan pada Sabtu pagi (6/10) dan langsung diantar menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan.
“Jam 11.00 WITA, Latus telah diterbangkan ke Makassar dan tiba di Timika pada Minggu kemarin dengan maskapai Sriwijaya Air. Latus yang tiba dengan selamat di Bandara Timika langsung dijemput Ustadz Umar Habib dan Founder AMI Foundation, Ustadz H. Azzam Mujahid Izzulhaq.
Dari Bandara Latus langsung diantar ke kediamannya di Kampung Kadun Jaya, kilometer 11.
Latus disambut keluarganya dengan penuh suka cita. Kekhawatiran akan nasibnya di Palu pun sempat ditangisi keluarganya.
BAZNAS Kabupaten Mimika, sebagai pusat komando bantuan masyarakat Kabupaten Mimika bersyukur telah berkontribusi dan memberikan yang terbaik untuk warga Mimika yang terdampak bencana di Palu.
Direncanakan Kamis (11/10) nanti, relawan Baznas Mimika beserta dengan tenaga ahli kesehatan, trauma healer, emergency dan tim evakuasi akan diberangkat ke Palu melalui Makassar (Sulawesi Selatan) untuk mendukung upaya tim gabungan dalam membantu korban bencana.
Selain memberangkatan tim, pada Minggu kemarin telah dikirim 8 ton bantuan melalui Pelabuhan Paomako. Eme Neme Yauware, Bersatu Bersaudara Kita Membangun. (zuk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.