Timika Kembali Terancam Kabut Asap

Foto:ANTARA

PARKIR-Sejumlah kendaraan terparkir dan tidak malakukan aktivitas di bandara Internasional Moses Kilangin, saat dilanda kabut asap kiriman dari Merauke Oktober 2015 silam.

 

TIMIKA, TimeX

Kota Timika, termasuk wilayah selatan Papua akan kembali terancam kabut asap akibat kebakaran hutan di Merauke.

Situasi yang pernah terjadi pada Oktober 2015 silam, jelas mengganggu aktivitas masyarakat, karena diprediksi akan terjadi dalam waktu relatif lama.

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Timika, Sony Hartono mengatakan, kabut asap kiriman dari Merauke ke Timika telah diamati sejak 5 Oktober 2018 lalu hingga Rabu (10/10) kemarin.

Menurut Sony, pada Rabu pagi dan sore hari, kabut asap terlihat jelas menyelimuti Bandara Mozes Kilangin dan sekitarnya.

Hanya saja, kata Sony, ketebalannya sementara ini belum berdampak serius terhadap jarak pandang penerbangan dari dan ke Bandara Timika, maupun aktivitas warga di sekitarnya.

Termasuk dampak terhadap kesehatan warga, sebgaimana yang terjadi 2015 lalu, 40 warga terdata mengalami gangguan pernapasan, sebab waktu itu ada 120 titik api di Merauke yang menyebabkan kabut asap tebal. 

Terkait deteksi resiko kesehatan warga Mimika, oleh pihaknya belum dapat dilakukan karena belum memiliki alat tersebut, kata Sony kepada wartawan, Rabu kemarin. 

Ia menyebutkan, dengan terdeteksinya puluhan titik api di Merauke, mengakibatkan  asap dari kebakaran itu ditiup angin tenggara hingga ke Timika. 

Bahkan BMKG Mimika telah mendata 110 titik panas di wilayah Papua dan Maluku.

Dimana titik panas terbanyak terdeteksi di wilayah Merauke, yang mencapai 70an titik. 

“Kabut asap yang terkadi kali ini kemungkinan akan lama, karena memang bertepatan dengan musim El Nino, yang mengakibatkan curah hujan berkurang termasuk suhu panas karena memanasnya suhu air laut di Samudra Pasifik,” katanya lagi. 

Menrut Sony, dengan kondisi awan penghujan di Timika saat ini cukup tipis sehingga tidak turun hujan.  

Seandainya ada hujan bisa menghambat asap masuk ke Timika, hanya saja kondisi ini belum terjadi lantaran angin masih bertiup kencang dari arah tenggara Merauke.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.