Pertamina Jamin Pasokan BBM Timika Kembali Lancar, Sempat Terjadi Antrian Panjang Kendaraan di SPBU

FOTO:TANTO/TIMEX
ANTRIAN-Puluhan kendaraan terlihat antri di SPBU Hasanuddin akibat kelangkaan BBM hingga Selasa petang kemarin.

TIMIKA, TimeX
PT Pertamina (Persero) Wilayah Papua dan Maluku menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Timika kembali lancar mulai Selasa siang.
Sales Eksekutif Retail PT Pertamina Wilayah 2 Papua, Fajar, yang dihubungi dari Timika, Selasa, mengatakan kelangkaan BBM jenis solar, premium dan pertalite di Timika dalam waktu lebih dari satu pekan terakhir lantaran keterlambatan kapal loading BBM Pertamina dari Pelabuhan Wayame Ambon.
Fajar mengatakan kapal tanker pengangkut BBM dari Wayame Ambon yang jadwalkan sandar di dermaga depo Jober Pertamina Pelabuhan Pomako pada Selasa pagi, ternyata molor hingga siang.
“Kapal sebetulnya sudah masuk di muara Pelabuhan Paumako sejak Sabtu (13/10) malam namun dalam posisi kandas karena air surut sehingga tidak bisa masuk ke dermaga Jober yang terletak jauh di dalam (pinggir sungai). Itu yang menyebabkan selama beberapa hari ini suplai BBM ke semua SPBU di Timika kami batasi untuk menghindari terjadi kekosongan,” jelas Fajar.
Ia mengatakan kapal tanker tersebut mengangkut 1.000 kiloliter premium dan pertalite serta 600 kl solar.
“Dalam posisi kekosongan BBM di Timika selama beberapa hari terakhir, sulit bagi petugas SPBU membatasi pembelian premium dan solar bersubsidi lantaran para pemilik kendaraan mengaku kehabisan bahan bakar. Sepanjang stok masih tersedia, tentu petugas SPBU tetap memberikan pelayanan. Terkecuali kalau stok sudah benar-benar habis,” jelas Fajar.
Dalam beberapa hari terakhir, antrian panjang kendaraan bermotor roda dua dan empat terlihat di sejumlah SPBU di Kota Timika seperti di SPBU Buana Agung Jalan Hasanuddin, Sempan, Timika.
Antrian panjang kendaraan hingga ke badan Jalan Hasanuddin mengakibatkan jalanan macet.
Muhamad Ansar, Pegawas SPBU Hasanuddin kepada Timika eXpress Selasa kemarin mengatakan, antrian kendaraan karena terlambatnya suplai BBM ke SPBU.
“Karena kapal pengangkut baru bongkar siang tadi (kemarin) sehingga terjadinya antrian. Kami harap besok sudah bisa normal. Kalau tanya soal kenapa terlambat kami tidak tahu, karena hanya sebatas menerima suplai BBM yang masuk ke SPBU,” kata Ansar.
Suplai BBM jenis premium, solar dan pertalite yang sangat terbatas dari pihak Jober Pertamina di Pelabuhan Paumako mengakibatkan penjualan BBM di SPBU tersebut segera habis hanya dalam waktu satu-dua jam.
Dalam kondisi normal, SPBU Buana Agung Jalan Hasanuddin Timika mendapatkan suplai pertalite sebanyak 16-24 kl per hari, sementara suplai solar dan premium biasanya sekitar 8 kl per hari.
Lanjut Ansar, menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014, bahwa pembelian BBM jenis premium dan solar bersubsidi tidak bisa dilayani dengan jerigen.
Hanya saja pembelian BBM non subsidi seperti Pertalite atau solar industri tidak bisa dilarang dengan menggunakan jerigen lantaran tidak dikenakan harga subsidi dari pemerintah.
“Memang demikian, tapi kami utamakan antrian dengan kendaraan,” tandasnya.
Sementara Aris salah satu sopir taxi SP2 kepada Timika eXpress berharap jangan sampai kelangkaan terjadi lagi karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Macam saya antri mulai dari pagi jelas rugi karena tidak bisa cari penumpang,” imbuhnya.
Besin Langka, Harga Ojek Naik
Adanya kelangkaan BBM, sebagian warga memanfaatkan kesempatan,yakni menaikan harga jual bensin eceran, termasuk tukang ojek pun menaikan tarif secara sepihak.
“Kami naikkan harga karena besin langka jadi harus antri lama, makanya kami nbaikan harga ojek,” kata Abdul, salah satu tukang ojek saat kepada Timika eXpress di Jalan Budi Utomo, Selasa (16/10).
Karena kesulitan mendapatkan bensin, sekalipun bensin eceran, maka secara sepihak menaikan tarif ojek.
“Misalnya dari Jalan Budi Utomo ke Jalan Baru kita pungut Rp7 hingga Rp10 ribu dari penumpang.
Adapun penawaran dilakukan sebelum ojek ditumpangi, dan kalau penumpangnya tidak siap kami silahkan cari ojek lain,” ujarnya menambahkan kelangkaan BBM segera normal. (tan/a31/ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.