Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh Tukang Ojek

Foto : Tanto/TimeX
AMANKAN-Kapolsek Mimika Baru AKP Pilomina Ida Waymramra (kanan) bersama tim gabungan saat mengamankan KY, pelaku pembunuh Imran, seorang tukang ojek di Kwamki Narama, Jumat kemarin.

 TIMIKA, TimeX

Tidak kurang dari 24 jam, jajaran Polres Mimika berhasil menangkap pelaku yang menghabisi nyawa Imran (33), seorang tukang ojek pada Kamis (1/11).

Pelaku berinisial KY (30) ditangkap dan diamankan tim gabungan Polres dan Polsek Mimika Baru di kediamannya di Jalur III, Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama, Jumat (2/11)  sekitar pukul 09:00 WIT.

Penangkapan oleh tim gabungan, Jumat kemarin dipimpin langsung AKP Pilomina Ida Waymramra selaku Kapolsek Mimika Baru, didampingi Iptu Y Harikatang, Wakapolsek Mimika Baru dan Kanit Reskrim Polsek Mimika, Andi Suhidin.

KY, pembunuh Imran di Jalan Alma Pompa Dua, di Jalan Freeport Lama, Distrik Kwamki Narama, ditangkap saat sedang tidur, dan tidak melakukan perlawanan.

Meski sebelumnya KY diinformasikan melarikan diri dan bersembunyi dibeberapa lokasi saat polisi melakukan penyisiran beberapa saat sejak jazad korban ditemukan sekitar pukul 14:12 WIT oleh rekan seprofesinya.

“Pelaku kami tangkap setelah serangkaian proses penyelidikan, olah TKP, serta barang bukti, kemudian dilakukan penyisiran dibantu tokoh masyarakat yang intens memberikan informasi hingga pelaku berhasil kami tangkap dan jebloskan ke dalam sel tahanan Polres Mimika,” jelas Kapolsek melalui Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Andi Suhidin saat ditemui Timika eXpress di Kantor Polsek Mimika Baru, Jumat (2/11) setelah penangkapan KY.

Selain menangkap pelaku, tim gabungan Polres Mimika juga berhasil mengamankan sebilah parang dari lokasi TKP.

Parang tersebut dari pengakuan pelaku, merupakan senjata tajam yang digunakannya menghabisi nyawa korban.

Proses hukum lanjut kasus yang akan ditangani penyidik Polres Mimika dan diback up Polsek Mimika Baru, masih terus dikembangkan, sebab sepeda motor korban dengan nomor polisi PA 4394 MP yang hilang di lokasi TKP hingga kini belum ditemukan.

“Kami sudah tanya pelaku, tapi dia juga tidak tahu karena waktu itu dalam kondisi mabuk. Saya tidak tahu siapa yang bawa lari motor korban,” jelas Andi mengutip bicaranya pelaku.

Motif Pelaku Bunuh Korban

Dari penangkapan pelaku yang resmi ditetapkan tersangka, tim penyidik Polres Mimika pun berhasil mengungkap motif pelaku menghabisi nyawa korban, warga Jalan Perintis.

Dari hasil penyidikan, kata Ipda Andi Suhidin, bahwa sebelum kejadian, KY terlibat prosesi adat bakar batu di Kwamki Narama.

Hanya saja saat itu seseorang warga di lokasi acara mematahkan panah miliknya lantas KY marah.

“Karena marah, pelaku dalam keadaan keluar dari kelompok warga yang sedang bakar batu dan menuju ke belakang lalu mengamuk dengan membawa parang,” terang Andi.

Saat itu datang korban, dan KY langsung melampiaskan emosinya kepada korban. KY memalang korban saat melintas dengan  sepeda motor dan menebas korban hingga tewas dengan luka serius di bagian kepala, rusuk dan tangan.

KY saat diperiksa juga mengaku aksi keji ini dilakukannya seorang diri tanpa melibatkan pihak lain.

“Memang dia (KY-Red) mengaku  sendiri bunuh korban, tetapi kami masih kembangkan untuk pastikan barang bukti motor korban yang hilang di lokasi kejadian, dan tidak diketahui KY karena saat ini dalam kondisi mabuk,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Iptu Y Harikatang selaku Wakapolsek Mimika Baru, mengimbau kepada pihak keluarga dan rekan-rekan seprofesi korban untuk menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif, sebab pelaku utamanya sudah ditangkap dan diproses hukum oleh penyidik Polres Mimika.

Ia pun mengimbau para ojeker tetap waspada dan menghindar mengantar penumpang ke kawasan-kawasan sepi penduduk, apalagi pada malam hari.

Jenazah Dimakamkan

Sementara itu, jenazah almarhum Imram yang akrab disapa La Amran oleh rekan-rekan seprofesinya, Jumat kemarin telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Air Port, samping Mako Lanud Yohanis Kapiyau Timika.

Dari rumah duka korban di Jalan Periintis, jenazah diantar keluarga dan ratusan tukang ojek, sampai akhirnya dikebumikan pada pukul 10:30 WIT.

Meski proses pemakaman almarhum Imran ditengah guyuran hujan lebat, namun seluruh prosesinya berlangsung aman dan lancar dengan pengawalan ketat kepolisian setempat.

Sebab, para ojeker telah bersepakat usai pemakaman korban, mereka akan melangsungkan akse demo damai ke DPRD Mimika.

Namun karena situasi saat itu hujan lebat, sehingga rencana tersebut batal.

Bahkan rencana melakukan sweeping secara sepihak di Jalan Yos Sudarso, eks Pasar Swadaya pun berhasil diredam aparat kepolisian setempat.

Melalui perwakilannya, mereka hanya meminta kepada pihak Polres Mimika menangani kasus ini hingga tuntas.

Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa, kepada ratusan ojek menegaskan bahwa kasusnya sudah ditangani pihaknya, sehingga diimbau kepada keluarga maupun rekan-rekan ojek agar menahan diri, dengan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

“Sebaiknya kalian kembali beraktivitas  seperti biasa, dan penanganan kasusnya serahkan kepada polisi, dengan tidak ada gerakan tambahan,” tukasnya. (tan/vis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.