Pembunuh La Imran Diganjari Hukuman Mati

Foto: Dok./TimeX

AMANKAN – KY saat diamankan aparat Polsek Mimika Baru di kediamannya pada Jumat (2/11).

 

“Jadi dia sudah rencanakan. Dimana setelah dipatahkan panahnya dan dia sampaikan bahwa siapapun yang lewat dia akan tebas atau bunuh gunakan parang. Dan kebetulan yang lewat itu adalah korban tukang ojek itu”

 

TIMIKA,TimeX

KY (30) pelaku pembunuhan terhadap La Imran (31) seorang tukang ojek di Jalan Alma Pompa Dua di lokasi Jalan Freeport Lama Distrik Kwamki Narama diganjari hukuman mati atau seumur hidup. Beratnya hukuman kepada pelaku ini sesuai Pasal dalam KUHP, Pasal 340 soal pembunuhan berencana berbunyi; “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.”

“Jadi dari hasil pemeriksaan untuk yang bersangkut (tersangka-red) memang murni melakukan pembunuhan. Sehingga kita kenakan Pasal 340 KUHP. Cuman kita lihat bagaimana dengan jaksa dan di pengadilan nanti,” ujar AKP I Gusti Agung Ananta Pratama Kasat Reskrim Polres Mimika saat ditemui Timika eXpress di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Senin (5/11).

Perwira balok tiga ini menegaskan bahwa tersangka memang sudah punya niat ingin membunuh orang.

“Jadi dia sudah rencanakan. Dimana setelah dipatahkan panahnya dan dia sampaikan bahwa siapapun yang lewat dia akan tebas atau bunuh gunakan parang. Dan kebetulan yang lewat itu adalah korban tukang ojek itu,” jelasnya.

Sementara terkait sepeda motor milik korban yang hilang lanjut Gusti hingga saat ini masih dalam pencarian.

Pelaku setelah menghabisi nyawa korban pada Kamis (1/11) sempat menghilang. Namun setelah aparat mencari akhirnya berhasil membekuknya di Kwamki Narama Kampung Olaroa, jalur tiga pada pada Jumat (2/11) sekira pukul 09.00 WIT.

Saat diamankan oleh aparat Polsek Mimika Baru dipimpin AKP Pilomina Ida Waymramra Kapolsek Mimika Baru didampingi Iptu Y Harikatang Wakapolsek Mimika Baru dan Andi Suhidin Kanit Reskrim Polsek Mimika tanpa perlawanan. Ia ditangkap saat sementara beristirahat di rumahnya. Mudah ditangkapnya berkat bantuan informasi dari tokoh-tokoh masyarakat setempat. Turut menyita sebilah parang. Sekarang pelaku mendekam di sel menunggu proses hukum selanjutnya. Pada saat ditangkap ia mengenakan baju kaos oblong merah bertuliskan cusgo dan celana pendek warna biru kuning. (tan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.