Kontrak Pembangunan Jembatan 32 Terancam Batal

Foto: DOK/TimeX
GAGAL-Jembatan di Mile 32, Distrik Kuala Kencana, yang sudah ditender namun tidak kunjung dikerjakan hingga akhir tahun.

TIMIKA,TimeX

Pembangunan Jembatan 32 terancam batal, menyusul adanya perubahan atau revisi kontrak oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika.

Menurut Bonifasius Saleo, Kabid Bina Marga, PURP, kemungkinan kontraknya dibatalkan, karena kontrak pertama yang ada di Dokumen Pelaksanaan Angaran (DPA) anggaranya  hanya Rp 2 miliar saja, sedangkan saat diajukan awal, sebanyak tujuh jembatan.

Ditemui di Kantor PUPR Pusat Pemerintahan, Rabu (7/11) ia mengatakan, disamping itu, sejak pemenang tender diumumkan, yakni PT Newei Nemki, tidak kunjung dikerjakan dikarenakan, harus ada revisi dari tujuh jembatan menjadi dua jembatan, sehingga kontraknya juga harus direvisi.

“Kontraknyapun harus direvisi lagi, karena tidak bisa melakukan pembayaran uang muka jika belum direvisi,” ungkap Boni.

Namun demikian, pihaknya berusaha untuk melakukan revisi secepatnya. Jika sampai Desember tidak juga dilakukan direvisi, maka dengan sendirinya kontrak dari PT Newei Nemki akan berkahir.

Mengenai pengerjaan jembatan 32 ini, sebelumnya juga telah didesak oleh Wakil bupati, agar segera diselesaikan, pasalnya lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan lalulintas karena kondisi jembatan yang belum selesai dikerjakan sehingga mengangu kelancaran lalu lintas di areal tersebut. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.