Pemkab dan DPRD Harus Sinergi Pulihkan Pendidikan di Kwamki Narama

Foto: Ricky/TimeX
SWADAYA-Kondisi bangunan untuk kegiatan belajar mengajar di Kwamki Narama yang merupakan swadaya masyarakat.

TIMIKA, TimeX

Pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dan DPRD diminta bersinergi membangun fasilitas pendidikan di sana. Mengingat kondisi sejumlah bangunan sekolah dan Puskesmas Pembantu (Pustu) rusak dan tidak dapat digunakan.

Den Hagabal, Anggota Komisi B DPRD Mimika, yang ditemui usai mengunjungi lokasi sekolah di Kampung Lamopi, Rabu (7/11) mengatakan, bangunan sekolah yang rusak diantaranya, TK, SD, dan SMK yang berlokasi di kampung Bintang Lima, bangunan sekolah SMP dan Pustu yang berlokasi di kampung Olaroa dan SD Inpres Kwamki Narama yang berada di kampung Lamopi dalam kondisi rusak parah.

Dengan kondisi demikian, pihak DPRD Mimika dan Pemerintah harus memfokuskan perhatian pada dunia pendidikan setelah konflik berakhir. Karena kerinduan anak-anak disana akan pendidikan sangat besar.

“Kami (DPRD dan Pemerintah) harus ada perhatian kesana (Kwamki Narama) karena perang kami sudah nyatakan damai, karena kasihan anak-anak disana itu sekarang sulit untuk belajar,” ungkapnya.

Untuk saat ini anak-anak sekolah Kwamki Narama belajar di tenda-tenda yang dibangun oleh pihak Kepolisian setelah bekerjasama dengan warga. Dengan kepedulian bersama warga berjibaku untuk membangun bangunan sekolah secara swadaya.

“Karena kami prihatin dengan anak-anak disana yang rindu sekolah, akhirnya kami bangun sekolah swadaya sumbangan dari masyarakat untuk bangun sekolah, sekarang ini mereka belajar di tenda yang didirikan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya. (a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.