Lapangan SD dan SMP Negeri Satap Pomako Mulai Lapuk

FOTO: Indri Yani/TimeX
LAPUK – Murid-murid SD dan SMP Satu Atap Pomako sedang bermain di atas papan yang sudah mulai lapuk, Kamis (8/11).

TIMIKA,TimeX

Kondisi lapangan SD dan SMP Negeri Satu Atap (Satap) Pomako kini mulai lapuk. Lapangan bermain dibangun dengan konstruksi papan tersebut memang sudah berumur cukup lama.

Kondisi ini cukup berbahaya untuk para 171 murid SD dan 93 murid SMP. Sebab lapangan papan tersebut menjadi satu-satunya tempat bagi mereka untuk bermain. Jumlah guru sendiri untuk SMP lima guru, terdiri dari seorang guru honorer, sedangkan untuk SD  empat orang.

Sebagaimana diketahui daerah sekitar sekolah tersebut merupakan daerah rawa, dimana sewaktu-waktu digenangi air saat air laut sedang pasang.

Markus Pasak, Kepala SD Satu Atap Pomako saat ditemui di kantornya, Kamis (8/11) mengatakan, kondisi lantai papan kini banyak yang sudah berlubang akibat lapuk termakan usia dan ini cukup berbahaya bagi anak-anak.

Pantauan Timika eXpress, kondisi lapangan memang sudah tidak layak bagi anak-anak untuk bermain, karena sejumlah papan sudah banyak copot.

“Ini papan sudah goyang-goyang karena lapuk. Lihat saja di bagian pagar penyangga saja sudah lapuk, kadang anak-anak sampai jatuh, apalagi sekolah panggung karena dibawa rawa-rawa pohon bakau,” jelas Markus.

Momen kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Mimika Jennny O Usmani, dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk menyampaikan langsung kondisi fisik sekolah itu.

“Ya kami bersyukur ibu Kadis sudah datang di sekolah kami, dan melihat langsung kondisi kami, tentu saya berharap kedepan ada perbaikan,” harapnya.

Terkait dengan hal itu, Jenny O Usmani mengatakan, keluhan para guru ini akan ia tindaklanjuti lagi.

“Kami akan usahakan, memang saya melihat kalau papan-papan itu jika tidak segera diganti akan membahayakan anak-anak,” pungkasnya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.