Mimika Urutan Tiga Kejurda Renang Papua

 

FOTO ISTIMEWA/TIMEX

MEDALI- Obed Nokorayau saat menerima penyerahan hadiah medali perunggu pada gaya punggung dan gaya dana 200 meter putra Kejurda Renang Papua, Sabtu (24/11) lalu.

 

>>Atelt Renang Mimika Bawa Pulang 5 Medali

TIMIKA, TimeX

Kabupaten Mimika pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Renang Papua hanya berhasil menempati posisi ketiga dari torehan jumlah medali setelah Kabupaten Merauke dan Kota Jayapura.

Persembahan lima medali, yakni satu perak diraih Riski Marji Taroreh, sedangkan empat medali perunggu, dipersembahkan oleh  Obed Nokoreyau, Nopsen Maniani, Luki Sebastian Taroreh dan Riski Marji Taroreh.

Adapun satu medali perak diraih Riski Marji Taroreh pada gaya punggung putra 100 meter.

Dua medali perunggu lainnya disabet Obed Nokorayau pada gaya punggung dan gaya dana 200 meter putra.

Obed, atlit potensial  kelahiran 2005 asal Timika Pantai ini juga menorehkan prestasi pada estafer 200 meter gaya ganti

Dan estafet 4X50 meter gaya bebas bersama atlet renang lainya, yakni Nopsen Maniani, Luki Sebastian Taroreh dan Riski Marji Taroreh.

Salmon Naa, Ketua Pesatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Mimika, melalui pelatih Dominggus Kapiyau mengapresiasi catatan positif yang berhasil diraih para atlet asal Mimika selama tiga hari kejuaraan renang, 23-25 November 2018.

Kejurda renang yang dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Padang Bulan, Abepura Kota Jayapura diikuti 96 atlit renang  asal 6 kabupaten/kota se-Papua.

Pembukaannya pada 23 November lalu oleh Sekretaris Umum KONI  Papua, Keni Kogoya diikuti atlet renang asal Kabupaten Mimika, Kota Jayapura, Merauke, Nabire dan Kabupaten Boven Digoel.

Kata Dominggus, Kabupaten Merauke mengoleksi emas terbanyak karena diperkuat 2 orang atlet bayaran, yaitu Alberth Raweyai dan Febyanti.

“Alberth dari informasi yang kami terima disewa dari salah satu club renang di  Jakarta dan  Febiyanti dari Diklat Jayapura. Mereka dua dibayar untuk  perkuat  Kabupaten Merauke,” kata Dominggus.

Sementara, Salmon Naa menegaskan bahwa politik dalam olahraga harus dihindarkan karena akan mematikan motivasi pembinanan atlet yang kita bina dengan susah payah di Bumi Cenderwasih ini.

Lebih lanjut kata Dominggus, pihaknya menargetkan untuk Kejurda ini, Mimika bia membawa pulang minimal 10 medali emas karena ada 13 atlit yang  diikutsertakan dalam Kejurda yang tersebar di beberapa nomor  lomba.

“Kami target ikut mewakili Papua dalam ajang olah raga bergensi ini, khususnya dari Cabor renang  yang akan digelar ke depan. Setelah selesai Kejurda  akan ada Kejurnas dan PON  XX 2020,” ujarnya.

Melihat torehan ini, dirinya mengaku belum puas, untuk itu pihaknya terus memberikan dukungan  kepada atletnya agar terus berlatih untuk mengukir prestasi.

Dia mengatakan, Kejurda ini merupakan tolak ukur bagi atletnya untuk mengikuti ajang bergensi lainnya ke depan.

Sebagaimana diketahui, setelah Kejurda ini, para atlit akan mempersiapkan diri mengikuti Kejurnas  yang selanjutnya akan menentukan siapa saja yang bisa mewakili Papua pada PON XX 2020 mendatang. (vis)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.