Enam Rumah Petak Milik Rahel Ludes Terbakar

Foto : Tanto/TimeX
KEBAKARAN-Warga di Jalan Papua Indah menyaksikan petugas Damkar berusaha memadamkan kebakaran enam unit petak rumah tadi malam.

TIMIKA,TimeX

Enam rumah petak/indekos yang terletak di gang pertama Jalan Papua Indah, RT 007 Kelurahan Sempan milik Rahel Rumbewas  ludes terbakar pada Selasa (27/11) sekira pukul 18.30 WIT.

Berdasarkan data lapangan dihimpun Timika eXpress di lokasi kejadian dugaan sementara penyebab kebakaran dari lilin yang dinyalakan pada saat pemadaman listrik oleh pihak PLN Timika.

Diduga pula sumber api bermula dari petakan pertama yang dihuni keluarga Selvianus Rumbewas kemudian merambat ke lima petakan lain yang dibangun berderet dengan konstruksi permanen.

Mira, penghuni rumah petak nomor empat mengaku tidak dapat menyelamatkan barang-barangnya karena tidak mengetahui adanya kebakaran tersebut.

“Kami kaget dan lihat api sudah menyala besar dari petakan pertama,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Ny. Yustin Rumbewas, istri Ketua RT 007.

Kepada Timika eXpress, Yustin mengatakan belum mengetahui sebab utama kebakaran, sebab pada waktu kejadian ia bersama keluarganya sedang ibadah.

“Kami juga kaget dengar masyarakat ribut-ribut. Waktu kami ke lokasi kejadian, kami lihat api belum merambat ke petakan lain. Tetapi karena mobil Damkar datang terlambat sehingga api merambat ke petakan lainnya,” ujarnya.

Leibh lanjut kata Yustin, kebakaran awal dari petakan pertama hunian Selvianus Rumbewas karena saat kejadian bersama istrinya sedang berobat ke klinik dan meninggalkan dua anaknya, hanya dengan nyala lilin untuk penerangan waktu itu karena listrik padam.

“Menurut keterangan adik saya, bahwa mereka pergi berobat sejak sore itu tidak nyalakan lilin atau bakar kompor. Dan saat kebakaran itu dua anaknya sedang bermain di luar rumah,” terangnya.

Musibah kebakaran dengan perkiraan kerugian mencapai ratusan  juta rupiah ini sempat membuat warga sekitar panik dan khawatir jangan sampai kobaran api merambat ke hunian warga sekitar.

Mengantisipasi agar kobaran api tidak meluas, warga sekitar dengan alat bantu seadanya mengunakan air berusaha memadamkan api supaya tidak cepat merambat melalui atap plafon.

Pihak Satlantas Polres Mimika yang juga tiba di lokasi kejadian tidak bisa berbuat banyak sebab kobaran api sudah membakar hangus petakan tersebut.

Bahkan, petugas PLN yang tiba di lokasi kejadian untuk memutus jaringan kabel listrik agar tidak mengganggu warga sekitar saat aliran listrik dinyalakan sempat dihalangi warga.

Kebanyakan warga di lokasi kejadian mengaku kecewa karena keterlambatan pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) menanggapi musibah tersebut.

Padahal saat kejadian, salah satu warga setempat langsung melapor ke petugas di Pos Damkar eks Pasar Swadaya.

Namun ketika itu tidak adanya petugas Damkar yang bisa mengemudikan  mobil, sehingga warga yang melapor saat itu atas inisiatifnya sendiri minta untuk mengendarai mobil Damkar menuju lokasi kejadian.

Menyusul diikuti dua unit mobil Damkar lainnya, dan secara bersama-sama berusaha memadamkan api di enam petak rumah tersebut.

Untungnya, kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil.

Penghuni petakan yang terbakar terpaksa menumpang di rumah keluarga mereka.  (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.