Maria Wayoi Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Parit

FOTO:TANTO/TIMEX

KORBAN-Jazad korban Maria Wayoi saat hendak dievakuasi tim identifikasi Polres Mimika dari TKP ke RSUD Mimika, Kamis petang kemarin.

 

 

TIMIKA, TimeX

Warga sekitar Jalur III Gang Kaboja bilangan Bougenvile, Kelurahan Koperapoka pada Kamis petang kemarin dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita muda di dalam parit wilayah setempat.

Korban yang belakangan diketahui bernama Maria Wayoi (23) itu ditemukan tak bernyawa di dalam parit, tepatnya di depan rumah Agus Way sekira pukul 16.00 WIT, Kamis (29/11).

Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban yang tinggal menetap dengan keluarganya di rumah dinas Polsek Kuala Kencana.

Namun, aparat kepolisian setempat masih menyelidiki kasus tersebut.

Data lapangan yang dihimpun Timika eXpress menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Melina Selegani.

Melina yang beranjak dari kediamannya menuju lokasi judi king dengan berjalan kaki sontak melihat adanya rambut terurai menyerupai mainan boneka.

Melina yang penasaran lanas memastikannya dengan mendekati parit di kawasan tersebut.

Betapa kagetnya saksi seketika melihat sesosok mayat yang semula diduga boneka.

Ia mendapati mayat korban dalam keadaan tengkurap masih mengenakan pakaian.

Korban diketahui mengenakan baju kaos biru strip hitam di bagian lengan, dan memakai celana panjang warna coklat.

Melina saat itu juga memberitahukannya ke  warga sekitar, kemudian melaporkan ke petugas kepolisian setempat.

Tidak berapa lama kemudian, AKP Andhyka Aer, Kabag Ops Polres Mimika didampingi AKP Pilomina Ida Waymramra, Kapolsek Mimika Baru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Iptu Rannu, Waka Polsek dan Ipda Andi Suhidin selaku Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru.

Dengan mengerahkan  sejumlah personil, lokasi kejadian yang semula dikerumuni warga  langsung diamankan.

Selain mengindentifikasi korban, anggota polisi juga meminta keterangan saksi, sebelum akhirnya melakukan olah TKP.

Usai proses olah TKP, sekitar pukul 17:26 WIT korban langsung dikeluarkan dari dalam parit oleh tim identifikasi Polres Mimika dan langsung dievakuasi ke Kamar Jenazah menggunakan mobil ambulance RSUD.

Untuk memastikan sebab kematian korban, pihak kepolisian meminta proses visum ke pihak RSUD.

Sementara itu, Juli Wayoi yang mengaku sebagai keluarga korban kepada Timika eXpress di lokasi kejadian, meyebutkan korban sebelumnya keluar dari rumah pada Rabu  lalu dan tak kunjung pulang hingga ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Dia (korban) sebenarnya tinggal di asrama Polsek Kuala, tetapi dia ke kota sempat tinggal di rumah keluarga di Jalan Serui Mekar. Waktu dia keluar malam itu katanya mau ke Gorong-gorong,” ungkap Juli.

Lebih lanjut katanya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa diketahuinya dari informasi warga, sehingga ia langsung menuju TKP.

AKP Andhyka Aer, Kabag Ops Polres Mimika di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan motifnya, dan masih menunggu hasil visum dari pihak RSUD Mimika. (tan/a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.