Surat Suara Pileg 2019 Tanpa Foto Caleg

TIMIKA,TimeX
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memutuskan bahwa tiga surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) anggota DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota secara serentak pada 17 April mendatang tanpa memasang foto calon anggota legislatif (Caleg) hanya nama dan nomor urut, kecuali DPD RI.
Hal ini disampaikan Melkianus Kambu Komisioner KPU Provinsi Papua kepada wartawan di Hotel Grand Tembaga, Jumat (30/11).
Alasan surat suara Caleg tidak dimasukan foto hanya nama dan nomor urut lanjutnya karena, jika foto dimasukkan maka mempengaruhi ukuran surat suara akan sangat besar sekali mengingat jumlah caleg dari 16 Parpol begitu banyak ditambah empat dari Aceh.
“Untuk itu dalam surat suara nanti hanya nomor urut dan nama saja. Dengan begitu, caleg-caleg yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif di DPR RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten/Kota silahkan sosialisasi nomor dan nama,” katanya.
Ia juga mengatakan meskipun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) belum disahkan tentang rekapitulasi surat suara sampai kepada foto, nama calon, tapi hingga sekarang desain surat suara sudah keluar. Bahkan dirinya sudah melihat, tinggal menunggu ditetapkan validasinya pada 4 dan 5 Desember.
“Hal ini perlu disampaikan supaya para calon ini tahu dan mereka sosialisasikan kepada masyarakat bahwa dalam surat suara hanya nomor urut dengan nama calon saja, tidak disertakan foto,”katanya.
Selaku penyelenggara katanya akan sosialisasi hal tersebut kepada calon legislatif dan partai politik ketika telah disahkan.
“Sekarang ini kami belum sosialisasikan karena belum disahkan,” katanya.
Mengenai hal ini lanjutnya KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia telah diundang oleh KPU RI untuk mevalidasi surat suara dengan tiga gelombang. Gelombang pertama sekarang sudah berlangsung di 34 kabupaten, gelombang kedua pada 1 Desember dan gelombang ketiga akan dimulai tanggal 4-5 Desember mendatang. 29 Kabupaten/Kota di Papua masuk dalam gelombang tiga.
“Daftar calon tetap beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai bakal calon legislatif itu dibawa KPU untuk kami lakukan validasi. Di mana seluruh staf yang membidangi divisi teknis, komisioner KPU yang membidangi divisi teknis, Kasubag yang membidangi operator silon semua berangkat ke KPU RI untuk di lakukan validasi surat suara,” jelasnya.
Ia memastikan surat suara ini tidak akan terjadi kesalahan sebab sebelum dicetak sudah validasi terlebih dahulu. Maulai dari pengecekan nama-nana calon tetap sesuai nomor urut dan parpol. (aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.