>>>Freeport Rayakan Natal Bersama ‘Biarkan Hidup Kita Dipimpin Hikmat Allah’

Foto: Santi/TimeX

MENYALAKAN LILIN – Perwakilan manajemen PT Freeport menyalakan lilin natal pada ibadah natal bersama, Sabtu (1/12).

 

TIMIKA,TimeX

Managemen PT Freeport Indonesia (PTFI) merayaan Natal bersama dikoordinir oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) area Lowland (dataran rendah) di Multi Purpose Kuala Kencana pada Sabtu (1/12) malam.

Natal bersama itu mengusung tema dikutip bacaan firman Tuhan dari 1 Korintus 1:30a, “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita’ dan  Sub tema “Dengan Hikmat Allah, Kita Bangun Kebersamaan Sebagai Satu Keluarga Karyawan”.

Ibadah ini dihadiri ratusan umat dari beberapa denominasi dibawah koordinasi Bamag Lowland. Ibadah ini dipimpin Pendeta Jepry Yuwanto, S.Teol dari Surabaya.

Menambah meriah perayaan natal bersama ini dihibur nyanyian lagu-lagu natal penampilan Ensemble dari Sekolah Taruna serta penampilan jawara Indonesia Idol Musim Kedelapan 2014 Nowela Elizabeth Auparay.

Pendeta Jepry Yuwanto dalam kotbahnya menjelaskan natal suatu peristiwa yang dihayati dalam hal memberi dan menerima damai sukacita dan sejahtera. Allah yang memberi maka yang menerima manusia.

“Apa yang diberikan Allah kepada manusia adalah begitu besar kasih Allah di dunia ini sehingga Dia memberikan putera-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA bisa menerima kehidupan yang kekal,” tutur Jepry.

Menurutnya jika manusia menerima Yesus Kristus maka boleh menerima kasih Allah. Dari peristiwa ini umat melihat kasih Allah yang nyata dan dari peristiwa ini pula ada dua hal yang dilihat dari kehadiran Yesus, yakni isi hati Allah dalam diri Yesus. Bahwa Yesus hadir dalam memperkenalkan jalan bagi manusia dan Yesus hadir dalam memberikan kehidupan.

 

“Bagaimana kita mendapatkan hikmat Allah yakni kita hidup di dalam Yesus, kita yang datang kepada Tuhan dan hidup dalam kerendahan hati di hadapan Allah, bukan dalam kesombongan karena orang sombong tidak tahu siapa dirinya,” katanya.

Ia juga mengajak jemaat yang hadir bahwa hidup harus belajar dari firman-NYA secara terus menerus tanpa henti, karena firman Allah adalah jalan pikiran Allah dan sumber hikmat.  Orang yang memiliki hikmat Allah dia akan menjadi contoh kehidupan bagi sesamanya dan dia tahu urusan dan kepentingan Tuhan dalam hidup sesamanya. Bahkan dia akan membangun jembatan dan bukan dinding.

Sementara George Banini, Executive Vice Presiden (EVP) Technical Services dalam sambutan yang diterjemahkan oleh Sari Simanjutak mengatakan tema utama tahun ini mengingatkan umat khususnya karyawan PTFI akan hikmat Allah yang diberikan kepada umat manusia melalui anaknya Tuhan Yesus.

Hikmat Allah berbeda dengan hikmat sebagai manusia, dan hikmat Allah itu ada berada jauh dari pemikiran manusia dimana hikmat Allah jauh melebihi hikmat sebagai manusia yang menguduskan dan menebus dosa manusia.

“Hikmat Allah membantu dalam kelemahan kita untuk kita dapat bertemu dengan Allah.  Dalam masa-masa natal seperti ini ada beberapa pelajaran yang kita dapatkan yakni selalu bersyukur atas hidup kita, karena hidup kita bukan milik kita. Jadi bersyukurlah. Kita harus menjadi saksi hidup dan juga menjadi contoh yang benar untuk sekitar kita dan tetangga kita. Sebagai anak-anak Allah mari kita menunjukkan karakter sejati dari Yesus Kristus yakni kasih terhadap sesama,” pesan George.

George mengajak seluruh karyawan untuk tunjukkan semangat memberi karena Tuhan Allah sudah memberikan anaknya untuk manusia, pada masa-masa ini mari tunjukkan lebih lagi semangat untuk memberi kepada sesama.

Ia juga mengenang kembali tahun lalu pada perayaan yang sama mendiskusikan tiga faktor yang melambangkan kelahiran atau memiliki seorang anak. Jika mempunyai seorang anak tentu yang dirasakan adalah suka cita dan kegirangan yang besar bahkan memiliki seorang anak merubah hidup keluarga.

“Tahun lalu kita memprediksikan di tahun 2018 harus jauh lebih baik lagi dan kita harus akui bahwa tahun 2018 ini memang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Karena ada perbaikan yang nyata dari safety performace dan juga ada peningkatan dari produktifitas kita di tahun ini. Dan tahun ini juga kita melihat ada perubahan yang nyata di perusahan kita dimana kita sudah mempunyai partner penting yakni Inalum, dan proses ini akan terus berlanjut di tahun 2019,” jelasnya.

 

Kesempatan itu ia mengungkapkan beberapa perubahan yang akan dilihat terus berlanjut di tahun 2019 beberapa minggu kedepan Grasberg Open Pit akan berhenti untuk aktifitas pertambangannya dan ini adalah tonggak sejarah yang penting dialami di dalam perusahaan. Walaupun di open pit berhenti tetapi operasi produksi di underground berlanjut.

“Transisi akan terjadi untuk proses pertambangan kita, di mana kita akan memasuki era underground diosi, digosan dan lainnya sebagai produksi pertambangan utama kita. Dan kita membutuhkan waktu dua tahun kedepan agar produksi bisa kembali optimal, sehingga mengingat dua tahun kedepan kita akan terus berjuang mencapai titik produksi yang optimal kita harus lebih bijaksana dalam membelanjakan uang kita,” paparnya.

 

Sedangkan Ermon Hasiholan Ketua Panitia Natal PTFI Lowland dalam laporannya menyampaikan ‘setiap kali merayakan natal kita bersuka cita atas kelahiran Yesus, peristiwa ini sungguh menyatakan betapa besar kasih Allah kepada kita sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh yang kekal’.

“Syukur kepada Allah berkat Yesus Kristus kita dipanggil untuk hidup menurut hikmat Ilahi. Yesus Kristus itulah hikmat Allah bagi kita, Kristus itulah yang mengajarkan kita nilai-nilai kerajaan Allah serta mengajak kita hidup saling mengasihi dan rela berkorban demi terciptanya kesejahteraan bersama Yesus, menunjukkan hikmatnya melalui pewartaan Injil dan tindakan belas kasihan untuk memutuskan dan menebus kita,” kata Ermon.

Dijelaskan pula natal mengingatkan manusia akan hikmat Allah yang terwujud dalam diri Yesus.

“Kita diingatkan juga bahwa setiap Yesus yang sebagai bayi tak berdaya yang dilahirkan sangat sederhana, bahkan miskin di dalam palungan berkat hikmat Allah hidupnya membuahkan penebusan dosa manusia dan namanya menjadi nama yang terbesar sepanjang masa,” katanya.

“Kita yang lemah ini pun bisa menikmati buah-buah melimpah bagi kita dan banyak orang di perusahaan tempat kita bekerja, bahkan banyak negara bila kita membiarkan hidup kita dipimpin oleh hikmat Allah sendiri,” tambahnya. (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.