Jonny Arung, Korban Selamat dari Penembakan KKB

Foto:istimewa

FOTO BERSAMA- Jonny Arung foto bersama anggota TNI di lokasi proyek jalan TransPapua.

  

Bertaruh nyawa ditengah situasi heroik kala Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beraksi adalah pengalaman seumur hidup yang tidak akan dilupakan Jonny Arung.

Tentu kuasa Allah turut campur tangan, sehingga ia luput dari maut, dimana 15 orang warga lainnya ditembak mati KKB, sementara ia hidup.

 

DIANTARA hamparan 15 jenazah yang ditemukan tim gabungan TNI-Polri, Jonny Arung termasuk satu-satunya korban yang ditemukan selamat, meski kondisinya sangat lemas dan tak berdaya.

Rasa penasaran yang menghantui keluarga, terlebih istrinya,Maygiani Misanan langsung terobati setelah menerima khabar kalaui Jonny suaminya ditemukan selamat.

Mendengar kabar mengejutkan itu, Maygiani Misanan langsung mengucap syukur.

“Saya baru dapat kabar dari aparat kalau suami saya, Jonny Arung ditemukan lemas tapi selamat,” ujarnya.

Bahkan, lewat akun Facebooknya, mantan pramugari Sriwijaya Air itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan.

“Terimakasih saya ucapkan semua doa dan dukungan teman, saudara, orang tua, kerabat dan anggota TNI-Polri yang sudah bekerja keras. Syukur Puji Tuhan, suami saya Jonny Arung sudah dipastikan selamat dalam peristiwa pembantaian di Kabupaten Nduga Distrik Yigi, Desa Lumbudumu,” katanya sesaat setelah menerima kabar gembira, Rabu tadi malam.

Saat ini, Jonny masih berada di pos 7 Mbua. Menurut informasi yang dia peroleh dari petugas, kondisi Jonny masih lemas. Kemungkinan besar, Jonny akan dievakuasi ke Kota Wamena atau Timika, Kamis (6/12) hari ini.

“Sekali lagi, saya mewakili kak Jonny, berterima kasih sebesar-besarnya atas doa dan dukungannya. Saya sangat yakin, doa-doa kita semua yang menguatkan beliau bertahan. Semoga Tuhan membalas kebaikan kita semua, amin,” lanjutnya.

Tim gabungan TNI-Polri menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat pembantaian karyawan PT Istaka Karya yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dalam penyisiran tersebut, tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 korban yang telah meninggal dunia di area Puncak Tabo. Mereka diduga telah ditembak para kelompok bersenjata tersebut.

Belum banyak kisah yang bisa diperoleh dari lokasi penembakan. Namun, jika melihat unggahan Jonny Arung di akun Facebooknya, para pekerja memang bertaruh nyawa di sana.

Pada 12 Februari 2017, dia (Jonny) mengunggah sejumlah foto dirinya dan rekan-rekannya di lokasi proyek. Dia antara lain berfoto dengan seorang anggota TNI berpakaian seragam loreng.

Dalam foto lain, Jonny tampak berpose dengan memegang pistol bersama seorang rekannya yang menenteng senjata laras panjang. Ada juga foto Jonny gantian menenteng senjata laras panjang.

“Proyek strategis Trans Papua: Wamena – Mbua – Mugi Kab.Nduga Papua,” tulis Jonny sebagai keterangan foto-foto tersebut. Hal itu mengindikasikan bahwa sejak lama, wilayah itu rawan serangan kelompok kriminal bersenjata. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.