Polisi Bentuk Jaringan Tangkap Pelaku Pencurian

 

Foto: Dok./TimeX

OLAH TKP – Anggota Polsek Kuala Kencana olah TKP kasus pencurian di halaman Kanto Bappeda Mimika pada Senin (3/12).

 TIMIKA,TimeX

Menyikapi aksi pencurian dengan modus pengerusakan kaca mobil dua pegawai Bappeda Mimika pada Senin (3/12) lalu saat ini Polres Mimika membentuk jaringan guna menangkap pelaku. Selain itu aparat penyidik juga masih terus selidiki pergerakan pelaku.

Demikian disampaikan oleh AKBP Fernando Sanches Napitupulu Wadir Reskrim Polda Papua, selaku pelaksana harian (Lakhar) Kapolres Mimika

“Kita sudah lakukan evaluasi dengan membuat jaringan. Seperti tahun lalu, dan memang menjelang natal dan tahun baru banyak terjadi seperti ini,” jelas AKBP Fernando Sanches Napitupulu Wadir Reskrim Polda Papua selaku pelaksana harian (Lakhar) Kapolres Mimika saat ditemui di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (5/12).

Ia mengaku sekarang ada dua orang sedang menjalani proses hukum, sedangkan satunya ditembak mati di Makassar saat berusaha melarikan diri.

Aksi pencurian barang dalam mobil dengan modus pecahkan kaca menimpa Gerardus Pisako dan Aryanto Ohoiner pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika pada Senin (2/11) sekira pukul 11.00 WIT. Kedua kaca mobil korban yang parkir di halaman Bappeda dipecahkan oleh pelaku setelah itu membawa kabur tas dan laptop.

Pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya, membawa kabur tas ransel milik Gerardus Pisako berisi surat-surat penting serta sebuah laptop setelah berhasil memecahkan kaca Avansa warna putih dengan nomor polisi DS 1526 MI.

Hal serupa juga dialami oleh Aryanto Ohoiner. Pelaku berhasil mengambil tas berisikan surat-surat seperti STNK motor, BPKB motor dan daftar aset kantor setelah pecahkan kaca mobil pick up Hillux warna hitam nomor polisi N 8993 N.

Aloysius Yohanis selaku saksi, juga pegawai Bappeda menjelaskan, saat itu dirinya sementara berada di lantai dua melihat dua orang menggunakan sepeda motor Yupiter model lama warna hitam masuk melalui gerbang keluar. Setiba di halaman kantor mereka parkir sepeda motor di bawah pohon. Namun dirinya tidak perhatikan muka mereka secara jelas. “Saya tidak perhatikan mukanya mereka (pelaku). Mereka ada dua orang pakai motor Jupiter model lama warna hitam masuk lewat gerbang keluar dan parkir di bawah pohon,” jelas Aloysius kepada Timika eXpress  di Kantor Bappeda saat olah TKP.

Aloysius juga dari atas lantai dua tidak mengetahui saat seorang pelaku beraksi merusaki kaca mobil hingga mengambil barang dalam mobil karena tertutup bodi mobil.

“Saya kaget pas satu orang pelaku yang pakai baju merah dan pakai topi itu ada bawa dua tas menuju temannya yang sudah stand by di atas motor langsung kabur,” tuturnya.

Merasa curiga saksi itu kemudian langsung turun dari lantai dua menuju mobil untuk mengecek.

Setiba di mobil ia melihat kondisi kaca dua mobil sudah pecah dan barang dalam mobil hilang. Dari situ dirinya bersama kedua korban langsung berusaha mengejar kedua pelaku namun tidak dapat. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.