Sambut Natal, PLN UP3 Timika Berbagi Kasih di Yayasan Cinta Bela

Foto : Shanty/TimeX

BANTUAN-Kepala PLN Area Timika, Salmon Kareth Memberikan Secara Simbolis Bantuan Genset dan Uang kepada Yayasan Cinta Bela Rabu (12/12).

====================

 

TIMIKA,TimeX

Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama menjelang perayaan Natal 25 Desember 2018, PT PLN UP3 Timika melakukan kegiatan berbagi kasih ke Yayasan Cinta Bela, Rabu (12/12).

Sentuhan kasih berupa bantuan genset dan bantuan dana ini diberikan secara langsung oleh Salmon Kareth, Manager PLN Area Timika kepada Elisabeth Carolina Samori, Pemilik Yayasan Cinta Bela.

Salmon Kareth, Manager PLN Area Timika dalam sambutannya mengatakan, keluarga besar PLN UP3 Timika dengan berbagai kekurangan yang ada mencoba membantu dengan memberikan sentuhan kasih untuk menyambut perayaan kelahiran Yesus Kristus.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan baik hari raya Idul Fitri maupun Natal. Setiap tahun ini kita tidak hanya datang di Yayasan Cinta Bela saja tetapi berganti-gantian, seperti kalau hari raya Idul Fitri kami ke yayasan muslim juga agar semua yayasan atau panti asuhan ini bisa merasahan bantuan dari kami,”tutur Salmon.

Salmon mengaku, bahwa mengurus anak-anak yang kekurangan ini tidak gampang dan pendiri yayasan ini tidak mengeluh dan terus berjalan walau masih banyak kekurangan yang ada. Harusnya, hal seperti itu pemerintah daerah melalui Dinas Sosial harus peduli dan memperhatikan.

Katanya, itu pemerintah punya tanggungjawab untuk menanggulangi gizi buruk dan anak cacat ini tidak bisa mereka sendiri tetapi harus ada campur tangan dari pemerintah.

“Kami berikan bantuan genset karena bisa membantu mereka karena makanan anak-anak ini harus di blender dan itu membutuhkan listrik sehingga kami beri bantuan ini. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi yayasan ini. Dan ini juga bentuk kasih dan kebersamaan kita keluarga besar PT PLN UP3 Timika,”ujarnya.

Sementara, Elisabeth Carolina Samori, Pemilik Yayasan Cinta Bela dalam sambutannya mengatakan, yayasan ini sudah berjalan selama 7 tahun dan sebenarnya dirinya tidak sanggup untuk menghendel ini sendiri tetapi begitu besar kasih Tuhan sehingga yayasan ini masih ada dan masih ada tangan-tangan Tuhan melalui bantuan-bantuan ini yang didapatkan.

“Tetapi selama 7 tahun berjalan ini genap hari ini (kemarin-red) Tuhan telah memanggil anak kami yang pertama kali tinggal dengan kami di yayasan ini. Kami menganggap PLN adalah orang tua kami dan terima kasih karena kami telah lama merindukan mempunyai genset,”tuturnya.

Menurutnya, Cinta Bela hanya berjuang menyuarakan hak hidup dari anak-anak ini agar bisa bertahan hidup selama 30 tahun, tetapi kondisi yang ada ini anak-anak lumpuh ini hanya bertahan sampai 20 tahun hidup mereka dan dalam setahun ada 2-3 anak meninggal.

“Cinta bela hanya menyediakan tempat yang layak untuk mereka dan dengan uluran tangan kasih dari donatur-donatur kami bisa bertahan dan merawat anak-anak ini hingga sekarang,” ungkapnya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.