Harga Mulai Naik, Disperindag Pantau di Lapangan

Foto : Shanty/TimeX

NAIK-Sejumlah kebutuhan sudah mulai mengalami kenaikan harga jelang natal, terutama bumbu-bumbu dan lainnya.

====================

 

TIMIKA,TimeX

Hampir setiap tahunnya, menjelang perayaan hari raya baik lebaran maupun natal dan tahun baru harga-harga di pasaran mengalami kenaikan.

Guna memantau stabilitas harga dan ketersediaan barang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika telah turun langsung melakukan pemantauan di lapangan, tepatnya di pasar sentral dan sekitarnya.

“Sekarang harga bumbu-bumbu dapur sudah mulai naik jadi teman-teman sudah turun ke lapangan untuk cek langsung di pedagang,” tutur Inosensius Yoga Pribadi, Sekretaris Disperindag saat dihubungi Timika eXpress via Ponsel, Selasa (18/12).

Inosensius mengatakan, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada permainan oleh pedagang yang sengaja menimbun barang-barang kebutuhan pokok dikarenakan hari raya. Tentu, pedagang tahu bahwa walaupun harga naik juga masyarakat akan tetap membelinya karena merupakan suatu kebutuhan.

Sehingga, kata Inosensius, pegawainya sedang melakukan pengawasan langsung di lapangan agar jangan sampai ada permainan dari pedagang.

Menurutnya, bahan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan tidak menutup kemungkinan pasti akan selalu naik dan itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Mimika saja, tetapi terjadi di hampir semua kota yang ada di Indonesia.

“Tapi tidak berarti akan kami biarkan, kita tetap akan turun mencari tahu apa penyebabnya, dan yang kita kadang dapatkan itu disebabkan karena memang harga cabai dari tempat pengambilannya seperti Makasar memang mahal ditamabah lagi ongkos pengirimannya dan itu yang membuat para pedagang mau tidak mau terpaksa harus menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan sedikit,”tutur Inosensius.

Selain memantau ketersedian bahan pokok di pasar, pihaknya juga memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Mimika.

“Ini kami lakukan untuk menghindari kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu yakni kebahisan BBM karena keterlambatan kapal. Jangan nanti pas natal BBM habis, itu yang kita hindari,  kita terus memantau itu dan itu juga merupakan tugas kita Disperindag memastikan semuanya tersedia dan aman,” ungkapnya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.