Tunggakan BPJS Kesehatan Rp5 Miliar di RSUD Belum Dibayar

TIMIKA,TimeX

Terhitung dari Mei hingga November, iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) senilai Rp5 miliar tidak kunjung dilunasi. Pasalnya pembayaran selama ini hanya untuk mengakomodir tunggakan untuk Januari hingga April saja.

Demikian yang diutarakan  dr. Evelyn Pasaribu, Direktur RSUD Mimika, saat ditemui wartawan di Kantor Pusat Pemerintahan, SP 3, Selasa (18/12).

Kata dr Evelyn, meskipun ada tunggakan, namun pelayanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan di RSUD tetap berjalan seperti biasa. Meskipun ada beberapa kebutuhan dari pihak rumah sakit yang harus terus diperbaharui, seperti pengadaan obat-obatan dan lainnya.

“Tetap kita layani, itu tidak ada pengaruhnya sama sekali,” ungkapnya.

Namun kata ia, sejauh ini RSUD sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Angaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) untuk penganggaran obat, juga dari BLUD .

“Selain obat-obatan kami terbantu juga dalam pengadaan alat-alat kesehatan ( Alkes)  dan Bahan Habis Pakai ( BHP) Medis,” tambahnya.

Namun ia berharap agar tunggakan tersebut secepatnya diselesaikan, ia juga mengatakan bahwa pihak RSUD terus melakakukan koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan.

“Ya kadang kita nanya kepada pihak BPJS Kesehatan, bagaimana ini tunggakannya, ya mereka katakan kalau mereka memang sudah ajukan di BPJS Pusat dan masih menunggu proses, ya jadi kita tunggi saja,: pungkasnya.(a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.