21 WNA Dideportasi Imigrasi Mimika Awal 2019

Foto: Ricky

Cap foto: Konferensi Pers Kantor Imigrasi Kelas II Mimika

 

TIMIKA, TimeX

Sebanyak 21 Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap pihak Imigrasi di Kabupaten Nabire Juni 2018 lalu lantaran melanggar ketentuan ijin tinggal, direncanakan dideportasi oleh pihak Imigrasi Kelas II TPI Mimika pada awal Januari 2019.

Ke-21 WNA tersebut akan dideportasi ke negara asalnya masing-masing setelah menjalani proses hukum dan telah divonis mejelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nabire beberapa minggu lalu.

“Rencana Januari 2019, 21 WNA kami deportasi ke negara asalnya setelah menjalani proses hukum dan membayar denda yang dijatuhi hakim Pengadilan Negeri Nabire,” kata Jesaja Samuel Enoch selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika saat menggelar jumpa pers di aula kantornya pada Kamis (27/12).

Adapun ke-21 WNA yang terdiri dari 16 warga Negara China, 4 orang warga Negara Jepang dan seorang warga Negara Korea Selatan (Korsel) dijatuhi hukuman lima bulan penjara dan subsidier 15 hari serta denda masing-masing orang sebesar Rp10 juta karena melanggar UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian yang mana telah menyalahgunakan izin tinggal yaitu menggunakan visa kunjungan wisata untuk bekerja.

“Mereka semua dikenakan pasal 122 huruf a UU Nomor 6n tahun 2011 tentang keimigrasian  soal penggunaan ijin tinggal,” tandasnya.

Unutk diketahui, pada Juni 2018, petugas Imigrasi Kelas II Mimika melakukan operasi lapangan di wilayah Kabupaten Nabire.
Dari hasil operasi itu, pihak Imigrasi berhasil menangkap 21 WNA akibat menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja sebagai operator alat berat pada pertambangan rakyat di wilayah Kabupaten Nabire.
Sementara itu, pihak lain terkait penyalahgunaan izin tinggal WNA untuk bekerja di pertambangan emas rakyat di Nabire, kata Jesaja, pihaknya akan melanjutkan investigasi pada 2019.
“Sudah dilakukan penyelidikan dan penyidik sudah kantongi nama-nama mereka. Tinggal mereka dipanggil dan pemeriksaan lebih lanjut terkait siapa yang bertanggungjawab,” tegasnya. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.