Januari, Realisasi Pajak Parkir Rp629 Ribu

Foto: Santi Sang/TimeX
Elisabeth Cenawatin

TIMIKA,TimeX

Selama Januari 2019 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor parkir senilai Rp629 ribu atau setara 10,11 persen.

Elisabeth Cenawatin Sekretaris Bapenda Mimika mengungkapkan tahun 2019 target dari sektor pajak parkir tidak mengalami kenaikan atau penurunan, masih sama dengan tahun 2018 sebesar Rp700 juta.

Sejak di-lanunching tahun 2016 katanya pungutan pajak parkir di 18 titik ditetapkan dengan sistem pembagian 40 persen masuk ke kas Pemerintah Kabupaten Mimika dan 60 persen bagi pemungut.

Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan Perbup Nomor 238 tahun 2016 tentang pendaftaran wajib pajak cabang atau pelaku usaha yang melakukan usaha di Mimika.

“Untuk pajak parkir ini kami akan genjot terus karena itu merupakan potensi penghasilan yang cukup baik di Timika ini. Mudah-mudahan realisasi di Bulan Februari ini bisa lebih meningkat lagi,” tutur Elisabeth saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Jumat (8/2).

Elisabeth memastikan tahun ini belum ada rencana menambah lokasi parkir baru. Masih bertahan dengan 18 tempat yang sudah ada memorandum of understanding (MoU) dengan Bapenda. Walau belum ada penambahan objek pajak baru dari sektor pajak parkir ia pastikan kedepannya nanti tetap terus disurvey apakah ada potensi yang bisa diambil atau tidak.

“Nanti kita lihat lagi, kalau nanti ada potensi yang bisa kita masuk nanti kita lakukan, karena ini kita harus berkoordinasi dengan pelaku usaha juga,” tutur Elisabeth.

Besaran pajak parkir roda dua sesuai karcis dikenakan Rp2,000 dan roda empat Rp5.000. Untuk menghindari adanya manipulasi laporan dari juru parkir di 18 titik, Bapenda membuat karcis parkir yang langsung ada cap dan logo Pemda Mimika. Jadi juru parkir wajib memberikan karcis kepada masyarakat karena dari karcis tersebut bisa diketahui berapa setorannya. Karcisnya juga Bapenda sendiri yang mencetak.

“Jadi koordinator parkir akan mengambil di Kantor Bapenda dan kami juga mencatat berapa yang diambil. Jadi bisa kami pantau juga setoran yang akan masuk di kami,” ujarnya.

Patut diketahui realisasi pajak parkir tahun 2018 mencapai Rp699.941.000 atau 91,44 persen, hanya kurang Rp59 ribu suda bisa mencapai target.

“Tetapi jika dilihat dari rata-ratanya itu sudah mencapai target. Jadi itu tidak bisa dibilang tidak capai target. Tahun ini kami tetap optimis realisasinya bisa tercapai,” pungkasnya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.