Sekolah Kristen Kalam Kudus Rayakan Imlek Bersama

Foto: Santi/TimeX
FOTO BERSAMA – Para Murid Sekolah Kristen Kalam Kudus foto bersama saat perayaan Imlek 2570, Jumat (8/2).

TIMIKA,TimeX

Keluarga besar Sekolah Kristen Kalam Kudus menggelar perayaan Imlek 2570 bersama, Jumat (8/2). Menyambut tahun babi tanah acara diisi dengan berbagai kegiatan serta lomba-lomba antar kelas.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan murid mulai dari Paud hingga SMP tersebut digelar di halaman sekolah Kalam Kudus bertajuk “Berbakti Kepada Orang Tua” dan sub tema “Berbakti Kepada Orang Tua Tidak Cukup Dengan Memberikan Kebutuhan Materi Saja, Tapi Juga Dengan Menunjukkan Rasa Hormat”.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun kami laksanakan, dan tahun ini kami laksanakan dengan konsep lomba menyanyi bahasa mandarin antar kelas,” tutur Nining Lebang Ruff, ST M.Div, Direktur Pelaksana Yayasan Kalam Kudus Timika saat ditemui Timika eXpress di sela-sela kegiatan.

Nining mengatakan, kegiatan Imlek ini dilaksanakan karena secara historis sekolah Kristen Kalam Kudus ada latar belakang pendirinya adalah yang berasal dari dataran Tiongkok, sehingga memang ini menjadi kegiatan rutin tahunan.

Lanjutnya, bahwa selain bersama-sama ikut merayakan Imlek untuk mengenang pendiri-pendiri juga untuk memperkenalkan budaya Tionghoa kepada generasi muda terlebih generasi yang memang berlatar belakang Tionghoa.

“Karena kami berkeyakinan kita saling mengenal maka kita bisa saling menyayangi, mengenal itu dimulai dengan mengenal budayanya. Berharap dengan mengenal budaya kita bisa saling mengenal  maka penerus bangsa ini bisa mengenal satu sama lain,” tutur Nining.

Katanya, dengan kegiatan seperti ini kita mengajarkan kepada anak-anak cinta Tuhan taat kepada orang tua. Jika Tuhan memberikan kesempatan di tahun yang baru maka mereka (anak-anak) harus menunjukkan cinta mereka kepada Tuhan melalui ketaatan kepada orang tua.

Selain perlombaan dalam kegiatan ini juga tampilkan makan bersama dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara siswa dengan siswa, guru dengan guru dan juga orang tua dan bahkan untuk mempererat cinta dan kasih sayang antara siswa dan guru. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.