76 Caleg Dapil 3 Rebut Enam Kursi DPRD Mimika

“Sebenarnya di Wania ada 77 Caleg yang akan bersaing. Tetapi satu Caleg sudah meninggal, sehingga sisa 76 orang

TIMIKA,TimeX

Sebanyak 76 Calon Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) III (Tiga) Distrik Wania bertarung memperebutkan enam kursi DPRD Mimika periode 2019-2024 pada Pemilu 17 April mendatang.

Foto: Indri/TimeX
Jaconis Manusiwa

Untuk memenangkan 43.934 suara pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), kini para Caleg di Dapil III mulai tebar pesona dengan memajang baliho masing-masing caleg dari 16 Partai Politik (Parpol) di Dapil tersebut.

Jaconis Manusiwa, Pengawas Distrik Wania (Pandis) mengungkapkan dari 76 Caleg, lima orang diantaranya merupakan wajah lama, yang kini masih sebagai anggota aktif DPRD Mimika.

Kelima politisi tersebut, yaitu Karel Gwijangge, Atinus Komangal, Eliezer Ohee, Yohanis Wantik dan Elias Mirip.

“Sebenarnya kita di Wania ada 77 Caleg yang siap bersaing, tapi satu Caleg sudah meninggal, sehingga tersisa 76 orang,” katanya kepada Timika eXpress saat ditemui di kantor Pandis Wania, BTN Kamoro SP4, Kamis (21/2).

Conis kerap ia disapa menambahkan, selama tahapan Pemilu berlangsung, diakunya sejauh ini masih belum ditemukan adanya pelangaran terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Pengawasan kami masih terus berjalan, kami berharap sampai hari-H nanti tidak ada pelanggaran ditemukan, sehingga semua tahapan sampai Pemilu nanti berjalan aman, lancar dan sukses,” harapnya.

Selaku pengawas terhadap ke 76 Caleg yang bertarung  di Dapil III, sambung Conis juga belum ditemukan adanya pelanggaran atau gesekan antar caleg.

“Jelasnya kalau ada permasalahan, kita akan segera selesaikan melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” ungkap Conis.

Selain itu, pihaknya mengamati ada beberapa APK Caleg tertentu yang masih dipasang di median jalan dan pohon-pohon.

Sebenarnya ini tidak boleh terjadi sebab mekanisme pemasangan APK sudah disosialisikan langsung dari Bawaslu. Pesannya agar para Caleg dapat bersaing secara postif, dan hindari money politic (politik uang). (a30)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.