Pencarian Pendulang Hanyut di Mile 37 Masih Nihil

TIMIKA,TimeX

Memasuki hari ketiga, Jumat (22/2), pencarian tehadap Bahudin (37), pendulang emas tradisional yang hanyut terseret arus Kali  Kabur masih nihil.

foto: Ist./TimeX
PENCARIAN-Tim SAR gabungan saat menyisir lokasi Kali Kabur dalam upaya pencarian Bahudin, pendulang emas yang hanyut dan belum ditemukan hingga saat ini.

Pencarian pada Jumat mulai pukul 07.30 WIT hingga pukul 15.00 WIT oleh tim SAR gabungan, dimulai dari mile 37 hingga mile 25 yang merupakan daerah aliran limbah tailing PT Freeport Indonesia.

Sejak dinyatakan hanyut pada Sabtu (16/2) lalu, pencarian masih belum maksimal, sebab tim pencari hanya menyisir tepian kali karena derasnya aliran limbah akibat hujan kiriman dari Tembgaapura dan sekitarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan melalui Humas SAR Timika, Muhammad kepada Timika eXpress via pesan singkat whatsapp, Jumat mengatakan, pada hari ketiga pencarian, jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 18 orang.

18 personel tersebut terdiri dari tim SAR 16 orang dan 2 anggota Polsek Kuala Kencana.

Adapun 18 personel dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan pencarian dengan menyeberangi Kali Kabur dan menyisir dari lokasi korban dinyatakan hilang di Mile 37 hingga Mile 34.

Termasuk tim kedua juga menyisir sepanjang Kali Kabur mulai dari Mile 37.

Adapun perlengkapan peralatan rafting dan perahu karet belum dapat digunakan lantas derasnya arus sungai.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Bahudin (37) warga SP1 terhanyut di area pendulangan mile 37 itu sejak Sabtu (16/2) sekira pukul 02.00 WIT subuh dan baru dilaporkan oleh keluarga korban ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Selasa (19/2) sekira pukul 17.55 WIT. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.