Bawaslu Mimika Kelola Dana Pileg dan Pilpres Rp20,3 Miliar

TIMIKA,TimeX

Badan Pengawas Pemilu (Bawalsu) Kabupaten Mimika mengelola dana Pileg dan Pilpres sebesar Rp 20,3 miliar. Sumber dana ini dari APBN dan APBD Mimika dalam bentuk anggaran hibah.

Foto: Kristina/TimeX
Yonas Yanampa

Yonas Yanampa Ketua Bawaslu merincikan bahwa untuk besaran APBN yang diterima Rp 17 miliar, sementara dana hibah bersumber dari APBD Mimika senilai Rp 3,3 miliar.

“Untuk dana hibah yang diberikan oleh Pemkab Mimika, kami sudah mengetahui besarannya. Dan saat ini masih dalam proses pencairan, karena prosesnya masih panjang harus melalui KPPN, kemudian Kanwil Jayapura baru bisa dicairkan di kabupaten,” terang Yohanes kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Senin (4/3).

Ia mengatakan mengelola APBN yang sudah disiapkan oleh negara untuk mensukseskan pemilu serentak pada 17 April 2019 nanti. Namun dukungan APBD juga sangat penting karena jika hanya APBN maka seluruh rangkaian tahapan tidak bisa terakomodir dengan baik.

“Kami membutuhkan APBD supaya semua kegiatan bisa terakomodir, karena area di Mimika ini luas. Kami harus mengawasi di pegunungan dan pesisir yang membutuhkan dana yang cukup besar,” jelas Yohanes.

Ia mengatakan hal ini belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya bahwa banyak kegiatan tidak berjalan baik hanya alasan kendala anggaran. Sehingga tahun ini, Bawaslu perlu mengelola keuangan tersebut secara sebaik mungkin.

“Hari ini saya memastikan bahwa ada dua sumber anggaran. Saya optimis akan bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Lebih jauh ia menerangkan sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada, dana yang berasal dari APBN sembilan miliar akan digunakan membayar upah atau honor Bawaslu kabupaten, staf Bawaslu kabupaten, Panwaslu Distrik, PPL TIAP sampai ke PTPS.

Sementara sisanya sekitar delapan miliar akan membiayai kegiatan berkaitan dengan pemantapan kualitas, pengawasan dan kesekretariatan dan ditambah APBD sebesar Rp3,3 miliar.

“Saya akan menjaga kepercayaan dan dana tersebut akan digunakan untuk pemilu, sehingga pemilu bisa berjalan dengan lancar, entah itu kami pakai hingga habis ataupun masih ada sisa, kami akan melakukan pelaporan kepada pemerintah,” pungkasnya. (a33)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.