DPRD Nuntut TAPD Mimika Kembalikan Rp30 Miliar ke Setwan

 TIMIKA,TimeX

Foto: Dok./TimeX
GEDUNG – Bangungan gedung DPRD Mimika terlihat megah.

Elminus B Mom Ketua DPRD Mimika menuntut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk kembalikan Rp30 miliar yang dipotong dari total APBD yang telah ditetapkan Rp100 miliar ke Sekretariat Dewan.

“Rp30 miliar itu, saya minta Bappeda kasih kembali. Masak kita sudah bahas dan tetapkan Rp100 miliar kok, hanya Rp 70 miliar yang dikasih,” ujar Elminus B Mom Ketua DPRD Mimika saat ditemui Timika eXpress di DPRD Mimika usai pimpin Rapat Badan Musyawarah (Bamus), Senin (11/3).

Ketua DPD Partai Gerindra Mimika ini mengungkapkan dengan adanya pemotongan itu maka tahun 2019 Sekretariat DPRD Mimika tinggal mengelola anggaran senilai Rp70 miliar.

Foto: Dok./TimeX
Elminus B Mom

Besaran dana tersebut termasuk untuk membiayai belanja rutin pegawai Setwan hingga operasional dan pembayaran hak-hak 35 anggota dewan. Jumlah tersebut ia merasa justru lebih kecil dibandingkan anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ia mengatakan alokasi anggaran untuk DPRD Mimika sebenarnya sudah diperhitungkan sesuai kebutuhan yang ada. Sehingga ketika dipangkas maka akan sangat berdampak terhadap kegiatan dewan maupun Setwan.

Sebelumnya hal serupa juga disampaikan oleh Paulus Dumais Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Mimika saat ditemui Timika eXpress, Sabtu (9/3).

Menurutnya tahun ini Setwan mengelola anggaran hanya Rp70 miliar.

Untuk itu lanjutnya, dengan biaya sebesar itu Setwan dipastikan akan lebih berhemat dan terpaksa memangkas sejumlah kegiatan yang telah direncanakan.

“Kita akan lebih enteng bekerja karena anggaran kecil,” katanya.

Mengenai kegiatan dewan sendiri ia memastikan saat ini semua masih berjalan seprti biasa. Baik pelaksanaan tugas maupun pembayaran hak-hak dewan. Bahkan lanjutnya, untuk awal tahun ini dewan masih akan melakukan reses tahap I.

Reses ini untuk menjaring aspirasi dari masing-masing konstituen di setiap Dapil dan itu akan segera dibahas dalam Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Mimika.

Sementara Marthen Tappi Mallisa Kepala Bagian Keuangan dan Pengelola Aset Daerah (BPKAD) Mimika yang dikonfirmasi Timika eXpress, Senin malam melalui pesan singkatnya hingga kini belum memberikan penjelasan soal pemotongan dana tersebut. (ozy/epy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.