Imigrasi Mimika Proses Penata Rambut Asal Kamerun

TIMIKA,TimeX

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Kamerun-Afrika Selatan sementara menjalani proses hukum oleh penyidik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika.

Foto: Rina/TimeX
Jesaja Samuel Enock

WNA berjenis kelamin perempuan yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut, menjalankan profesi sebagai penata rambut, yang mana tidak sesuai dengan syarat ketentuan visa yang dikantonginya.

Kasus yang dihadapi wanita asal Kamerun tersebut dalam waktu dekat akan dirilis pihak Imigrasi Mimika setelah terjaring melalui proses hukum pengawasan terhadap orang asing masuk Timika tanpa legalitas administrasi.

“Kami sudah proses yang bersangkutan, dan berkas kasusnya sudah tahap P21 ke Kejaksaan Negeri Mimika,” jelas Jesaja Samuel Enoch, Kepala Kantor Imigrasi Kela II TPI Mimika kepada wartawan usai menggelar konferensi pers di ruang tunggu Bandara Mozes Kilangin, Rabu (13/3).

Ia menyebutkan oknum warga Kamerun tersebut datang ke Timika dengan mengantongi visa kunjungan, namun yang dilakoni adalah bekerja sebagai penata rambut di salah satu salon di Timika.

“Ini tidak sesuai sehingga kita proses dan kasusnya masih P21 di Kejaksaan Negeri Mimika,” tandasnya.

Untuk diketahui, sepanjang 2018 lalu pengurusan visa izin tinggal terbatas bagi WNA mengalami peningkatan sebanyak 1.573 atau meningkat sebesar 18 persen dibanding tahun 2017 lalu hanya 1.333 WNA.

Peningkatan tersebut merupakan akumulasi dari izin tinggal yang baru diberikan dan perpanjangan izin tinggal dari yang sudah diberikan. Dengan rincian pemberian izin tinggal yang baru 861 WNA dan perpanjangan izin tinggal sebanyak 712 WNA.

Adapun WNA terbanyak yang diberikan izin tinggal yaitu Australia 645 orang, Amerika Serikat 221 orang, Afrika Selatan 158 orang, Kanada 132 orang, dan Filipina 102 orang.

Sedangkan untuk jumlah perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Laut Amamapare pada 2018 sebanyak 4.013 WNA. (aro)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.