Diduga Selingkuh, Rumah DM di Kwamki Narama Nyaris Dibakar

TIMIKA,TimeX

Dugaan kasus perselingkuhan antara DM dengan Arince, istrik dari YL berujung aksi penyerangan hingga rumah DM nyaris dibakar sekelompok warga.

ARAHAN – Pihak keluarga DM saat mendapat arahan dari Polres Mimika usai aksi pengerusakan rumah DM oleh sekelompok warga pada Jumat (15/3).

Sekelompok warga yang menyerang kediaman DM di Kampung Landu Mekar, Distrik Kwamki Narama, Jumat (15/3) sekira pukul 11.45 WIT hanya merusak dua buah kaca jendela rumah. Suasana yang sebelumnya biasa-biasa saja seketika itu berubah mencekam.

Sekelompok warga yang diduga orang suruhan YL pun sudah membakar dapur rumah korban. Namun sebelum kobaran apinya membesar warga setempat sudah lebih dahulu memadamkannya.

Berdasarkan data lapangan dan dari kepolisian yang dihimpun Timika eXpress di lokasi kejadian menunjukan aksi sekelompok massa diduga kuat pemicu awalnya dari perselingkuhan antara Arince dan DM yang belum diselesaikan.

Untungnya aksi penyerangan rumah DM langsung disikapi kepolisian setempat.

Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia bersama sejumlah perwira pratama Polres Mimika langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima informasi dari warga.

Setiba di lokasi kejadian, Wakapolres bersama jajarannya langsung mengamankan situasi termasuk merazia dan menyita alat-alat perang tradisional.

Selain berhasil menyita empat busur dan puluhan anak panah, polisi juga memberikan himbauan Kamtibmas agar permasalahan yang terjadi tidak meluas. Polisi juga memastikan akan proses hukum terhadap pelaku.

Aiptu Bambang Kapospol Kwamki Narama kepada Timika eXpress membenarkan kejadian pengerusakan terhadap kediaman DM yang dipicu kasus selingkuh yang belum diselesaikan.

“Kita duga kuat sekelompok warga yang lakukan pengerusakan merupakan orang suruhan YL,” sebutnya.

Terkait kasus ini lanjut Bambang, pihaknya sudah menemui kedua belah pihak untuk proses penyelesaiannya secara kekeluargaan.

Namun, pascakasus penganiayaan hingga menewaskan dua warga Kwamki Narama beberapa waktu lalu sehingga kepada para pihak yang bermasalah disampaikan untuk bersabar.

“Kami minta  kedua belah pihak bersabar karena kita fokus selesaikan dulu kasus dua warga yang meninggal. Tapi dari pihak YL tidak sabaran sehingga melakukan penyerangan,” ujarnya.

Sementara Iptu Rannu Wakapolsek Mimika Baru menegaskan bahwa untuk penyelesaian kasusnya harus ada laporan polisi sehingga difasilitasi untuk penyelesaiannya, karena sesuai permintaan kedua belah pihak diselesaikan secara adat.

“Intinya kita tetap proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan dasar laporan polisi, dan mempertimbangkan permintaan penyelesaian secara adat dari adanya aksi penyerangan. Kita akan pertemukan lagi kedua belah pihak untuk proses penyelesaiannya,” tegas Iptu Rannu.

Sementara untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal diluar keinginan sebelum adanya penyelesaian, kepolisian setempat akan intens patroli maupun himbauan Kamtibmas ke seluruh warga Kwamki Narama agar tetap menjaga situasi supaya tetap aman. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.