KPP Pratama Timika Kenalkan e-Filing, Bassang Ajak Wajib Pajak Taat Bayar Pajak

TIMIKA,TimeX

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Timika perkenalkan Pekan Panutan Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPH) Orang Pribadi (OP) melalui Elektronik Filing (E-Filing) tahun pajak 2018. Acara ini berlangsung di halaman KPP Pratama Jalan Cenderawasih, Selasa (19/3).

Foto: Kristina/TimeX
FOTO BERSAMA – Wakil Bupati Yohanis Bassang foto bersama pimpinan OPD, Kepala KPP Pratama dan peserta wajib pajak, Selasa (19/3).

E-Filing merupakan cara penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan secara online, dan real-time melalui website e-filing pajak DJP Online atau aplikasi yang disediakan ASP (Application Service Provider/Penyedia Jasa Aplikasi) pajak.

Turut hadir Yohanis Bassang Wakil Bupati Mimika didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Mimika, TNI-Polri.

Yohanis Bassang dalam sambutan mengajak para wajib pajak harus taat terhadap membayar pajak.

Ia juga menjelaskan dana yang dapatkan seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) semua sumber dari membayar pajak.

“Dan seluruh anggaran yang kita dapatkan dari pusat sumbernya adalah dari pajak. Untuk itu sebagai warga negara yang baik, wajib untuk membayar pajak,” pesan Bassang.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) ini menyampaikan terkadang juga ada wajib pajak yang sudah membayar melalui bank namun belum lapor di KPP Pratama dipesan semuanya harus bisa sinkron.

“Apapun yang kita terima dari pusat sudah pasti akan ada pemeriksaan dari BPK mengenai setoran pajaknya dan itu sudah pasti hukumnya,” katanya.

Sebuah negara besar dan kuat ujarnya adalah negara mampu menghidupi dirinya sendiri sehingga kalau sistim pajaknya kuat negaranya pasti besar.

“Ini juga menjadi fungsi kita sebagai masyarakat untuk mengingatkan satu dengan yang lain,” katanya.

Bassang juga mengapresiasi kepada KPP Pratama Timika yang sudah mengumpulkan pajak dari seluruh stakeholder yang ada di daerah ini.

“Mana mungkin menteri keuangan secara nasional tau pajak di Kota Timika kalau tidak dilaporkan oleh KPP Pratama,” katanya.

Kepala KPP Pratama Timika Hery Sumartono kepada wartawan usai kegiatan menyampaikan Pekan Panutan Pajak merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi wajib pajak (WP).

Kegiatan ini melibatkan seluruh pimpinan OPD dan organisasi-organisasi penting disuatu daerah untuk menjadi contoh bagi WP yang lain dalam hal penyampaian SPT.

Hal lain katanya untuk mempermudah penyampaian pelaporan SPT bisa melalui e-filing.

Bahkan Hery menyampaikan sudah ada beberapa pimpinan daerah menyampaikan SPTnya.

“Untuk penutup pelaporan SPT tahun pajak 2018 adalah tanggal 31 Maret mendatang untuk WP pribadi, dan tanggal 30 April untuk wajib badan,” ungkapnya.

Ia berharap dalam dua atau tiga minggu kedepan WP segera melaporkan SPTnya.

“Secara angka masih jauh, karena kita di Timika ada kategori wajib SPT dan ada juga yang tidak,” katanya.

Di Timika ujarnya untuk Wajib SPT totalnya 47 ribu WP. Dari  jumlah ini sekitar 6150 WP belum laporkan SPT.

Untuk itu ia menghimbau dalam dua minggu kedepan WP bisa segera melaporkan SPTnya. Karena sesuai ketentuan jika lebih dari tanggal 31 Maret maka akan didenda 100 ribu untuk WP perorangan dan untuk badan satu juta. (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.