Iwan Tersangka Narkoba Diancam Penjara 20 Tahun

TIMIKA,TimeX

Tim penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika menjerat tersangka Irwan alias Iwan sesuai ketentuan pasal 112 ayat 1 dan 2, dan juga pasal 115 ayat 1 dan 2 serta pasal 127 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor  35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Foto: Dok./TimeX
BARANG BUKTI – Iptu Kordiali Laurensius tunJukan barang bukti sabu milik tersangka.

Selain hukuman badan, tersangka dalam kasus ini juga harus membayar denda pidana minimal Rp800 juta, dan maksimal Rp10 miliar.

Sangkaan hukuman ini dikarenakan tersangka tidak hanya menguasai tapi juga memperjualbelikan dan menyalahgunakan narkotika berdasarkan hasil penyidikan.

Tersangka Irwan alias Iwan diketahui sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu dibekuk anggota Satres Narkoba pada Jumat (18/1) sekira pukul 23.00 WIT di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di Gang Apotik Arguni.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti sabu-sabu seberat 19,76 gram.

Sebagian besar dari barang haram tersebut telah dimusnahkan 18,28 gram di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jumat (22/2) lalu. Proses hukum kasusnya sudah tahap pemberkasan.

“Setelah kita kirim berkas ke Kejakaaan, prosesnya akan kita percepat karena semua unsur sudah disertakan,” kata Iptu Laurentius Kordiali Kasat Narkoba Polres Mimika kepada Timika eXpress belum lama ini di ruang kerjanya.

Untuk diketahui, tersangka Irwan dibekuk ketika sedang berpesta sabu dengan seorang wanita di salah satu kamar hotel, di Timika, Papua.

Dari penangkapan tersangka, aparat juga mengamankan barang bukti sabu seberat 19,76 gram yang dikemas dengan plastik bening dalam tas ranselnya (tersangka).

Diamankan pula alat timbangan, dua buah bong (alat hisap shabu), buku saku untuk catatan, sebuah HP Samsung lipat warna putih, uang senilai Rp4 juta, timbangan digital, gunting kecil, satu korek api gas, satu potongan pipet dan dua bundel plastik bening ukuran kecil.

Orang nomor satu di Polres Mimika menambahkan, selain penyidikan terhadap tersangka Irwan, jajarannya pun sementara mengejar tersangka lain.

“Masih ada dua DPO (Daftar Pencarian Orang) diketahui berdomisiili di Makassar dan satu lagi berpindah-pindah tempat. Dari hasil monitor terakhir saat ini kemungkinan sedang berada di Kabupaten Asmat dan dalam perburuan penyidik Polres Mimika,” beber Iptu Kordiali. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.