Polri-TNI Lumpuhkan Aksi Massa di TPS dan Kantor KPU Mimika

TIMIKA,TimeX

Aparat gabungan Polri-TNI pada Jumat (22/3) berhasil melumpuhkan dan membubarkan aksi anarkis masa yang menyerang Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika.

Foto: Tanto/TimeX
AKSI – Simulasi aksi anarkis massa menyerang aparat keamanan Polri-TNI di Timika saat simulasi Sispamkota pada Pemilu 2019 di Lapangan Timika Indah, Jumat (22/3).

Tak pelak, tiga orang warga yang terlibat  dalam aksi tersebut berhasil dilumpuhkan dengan peluru karet aparat lantaran melakukan perlawanan hingga pengrusakan fasilitas negara.

Penanganan situasi oleh aparat keamanan setempat merupaan simulasi Sistem  Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka persiapan pengamanan dan antisipasi kampanye terbuka Pemilu 2019 oleh Polres dan TNI di Mimika.

Adapun gelar latihan gabungan simulasi Sispamkota  di Lapangan Timika, diawali dengan apel gelar pasukan yang langsung dipimpin Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto selaku Inspektur Upacara (Irup).

Apel gabungan itu diikuti jajaran Polres Mimika, Brimob Yon B dan Brimob Maluku Utara serta satuan TNI, diantaranya Subdenpom, Kodim, Brigif, Yonif 754, Lanud, Lanal, Satrad 243, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, perwakilan satuan pengamanan (Satpam) dan paguyuban di Mimika.

Hadir pula Asisten III Pemda Mimika I Nyoman Putu Arka, Dandim 1710 Letkol Inf Pio L Nainggolan, sejumlah pimpinan TNI-Polri, Kepala Bakesbangpol Petrus Lewa Koten, Ketua KPU Mimika Indra Ebang Ola, Ketua Bawaslu Mimika Yonas Yanempa.

Kapolres Mimika bersama tamu undangan sebelum simulasi Sispamkota terlebih dahulu memeriksa pasukan.

Adapun rangkaian simulasi dimulai dari pencoblosan pada lima kotak suara yang disediakan KPU Mimika.

Dari hasil simulasi diketahui waktu pencoblosan setiap peserta pemilih di TPS kurang lebih 15 detik.

Selanjutnya simulasi berbagai potensi gangguan keamanan di TPS yang dilakukan oleh seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) beserta massa pendukungnya.

Aksi oknum Caleg beserta massa pendukungnya langsung direspons tim reaksi cepat Polres Mimika, sebab massa melakukan protes karena merasa hak suaranya dimainkan oleh penyelenggara Pemilu di TPS.

Setelah situasi di TPS berhasil dikendalikan, oknum Caleg dan massa pendukungnya beralih dengan mendatangi Kantor KPU guna meminta pertanggungjawaban  hasil suara oknum Caleg yang hilang karena diduga dimainkan pihak TPS.

Ditengah aksinya, massa pendukung oknum Caleg didatangi anggota Polwan Polres Mimika selaku tim negosiasi.

Bersamaan telah stand by Dalmas Polres Mimika untuk menghalau datangnya massa dalam jumlah yang lebih banyak dengan memasang  car barrier (kawat duri) pembatas massa.

Namun, negosiasi yang dibangun anggota Polwan tidak menemui kesepakatan, malah massa lebih bringas hingga berujung aksi pelemparan dan pembakaran di depan Kantor KPU.

Melihat situasi aksi massa yang belum terkendali, Polres Mimika kemudian menurunkan Pasukan Huru-Hara (PHH) Brimob dan meminta bantuan PHH TNI.

Sebab, massa mulai mengamuk bahkan menyerang  aparat keamanan yang hendak meredam situasi.

Bala bantuan PHH Brimob dan TNI tetap maksimal mengamankan Kantor KPU dan sejumlah obyek vital lainnya.

Lantaran situasi makin mencekam, maka Polres Mimika mulai mengambil tindakan represif dengan menyemprotkan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan aksi massa.

Saat itu pula berhasil menangkap terhadap beberapa aktor termasuk Caleg pengerah aksi massa guna mempertanggungjawabkan secara hukum.

Saat itu pula disiagakan mobil ambulance untuk mengevakuasi korban dari aksi massa tersebut.

Selanjutnya Bhabinkatibmas Polres Mimika dan Babinsa TNI turun untuk memberikan seruan-seruan Kamtibmas kepada masyarakat agar Pemilu 2019 berjalan aman dan damai.

Sementara Kapolres AKBP Agung Marlianto menyerukan kepada seluruh masyarakat Mimika bahwa tinggal 24 hari lagi digelar Pemilu secara nasional.

“Kita yang hadir sebagai tiga pilar utama, yakni TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat punya kewajiban yang sama untuk mengawal dan menciptakan situasi Kamtibmas tetap kondusif agar Pemilu 2019 sukses dilaksanakan sampai tuntas,” pesannya.

Ia menambahkan keberhasilan Pemilu terletak pada partisipasi aktif seluruh masyarakat Mimika.

“Kita harus satu komitmen wujudkan Pemilu aman, damai di Mimika,” tambah mantan Kapolres Jombang, Jawa Barat dalam sambutannya saat apel gelar pasukan.

Orang nomor satu Polres Mimika juga menyampaikan terimakasih buat KPU dan Bawaslu Mimika yang telah menjalankan tahapan kegiatan selama ini, dengan harapan Pemilu 17 April nanti sukses tanpa adanya ego personal maupun kelembagaan. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.