Bupati Omaleng Keluhkan Ruang Kerjanya Kotor dan Bau

“Ini sebenarnya tupoksi dari Bagian Umum. Semua WC rusak dan bau. Rumah negara tidak dibersihkan sampe halaman sudah seperti hutan rimba saja. Begini-begini yang saya malas untuk angkat anak-anak Amungme-Kamoro. Contoh kecil seperti ini saja tidak bisa mau kerjakan dengan baik”

TIMIKA,TimeX

Eltinus Omaleng Bupati Mimika mengeluhkan dan menyoroti soal kondisi ruang kerjanya tampak kotor dan menyebarkan bau tidak sedap.

Foto: Indri/TimeX
DAMPINGI – Pejabat di lingkup Pemkab Mimika mendampingi Bupati Eltinus Omaleng dan Yohanis Bassang Wakil Bupati Mimika usai apel pagi di Lapangan Pusat Pemerintahan Kelurahan Kuala Kencana, Senin (25/3).

“Hampir empat tahun baru sa masuk ruangan kerja saya, paling bau toilet, makanya saya tidak suka. Sebenarnya ini tugas siapa? Kenapa kantor ini dibiarkan kotor begini,” ujar orang nomor satu di Mimika, dihadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memberikan arahan pada apel pagi di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) SP 3, Senin (25/3).

Ia mengungkapkan, selama menjabat sebagai Bupati Mimika kurang lebih empat tahun, ia baru kembali memasuki ruang kerjanya di Lantai 3 Gedung A Puspem Mimika.

Omaleng juga sayangkan ketika melihat kondisi kantor dan lingkungan Puspem secara keseluruhan nampak kotor, seolah-olah tidak terurus.

Buktinya, halaman kantor bupati ibarat hutan lantas rumput liar tidak pernah dibersihkan.

Kondisi serupa juga, kata Omaleng nampak di rumah negara kediaman bupati, wakil bupati  dan Sekda.

“Ini sebenarnya tupoksi dari Bagian Umum. Semua WC rusak dan bau. Rumah negara tidak dibersihkan sampe halaman sudah seperti hutan rimba saja. Begini-begini yang saya malas untuk angkat anak-anak Amungme-Kamoro. Contoh kecil seperti ini saja tidak bisa mau kerjakan dengan baik,” jelasnya.

“Coba kah Bagian Umum bersihkan. Itu bukan rumah pribadi saya, tetapi rumah negara. Masa lihat kotor rumput tinggi tidak dibersihkan, sudah seperti hutan lindung saja,” katanya kesal.

Sementara pantauan Timika eXpress di beberapa toilet kantor bupati tampak rusak. Kondisi ini terkesan dibiarkan begitu saja. Sementara sekeliling halaman Puspem rumput-rumput terlihat tinggi belum dipotong. Termasuk plafon di lobi Gedung A pun dipenuhi sarang laba-laba. (a30)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.