Bupati Ancam Pecat Pimpinan OPD yang Asal Rekrut Honorer

 “Mau digaji dengan apa? Saya fokus membangun bukan uang dihabiskan untuk honorer. Kalau seperti ini kepala OPDnya yang sa pecat’

TIMIKA,TimeX

Eltinus Omaleng Bupati Kabupaten Mimika secara tegas dan terang-terangan mengancam memecat tidak dengan hormat  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dari jabatannya yang hanya asal rekrut pegawai honorer.

Foto: Indri/TimeX
APEL – ASN di lingkup Pemkab Mimika mengikuti apel pagi di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (25/3).

“Mau digaji dengan apa? Saya fokus membangun bukan uang dihabiskan untuk honorer. Kalau seperti ini kepala OPDnya yang sa pecat,” ancam Omaleng dalam arahan apel pagi di Lapangan  Pusat Pemerintahan (Puspem), Senin (25/3).

Bahkan orang nomor satu di Mimika ini sudah kantongi beberapa nama pejabat eselon II yang selama ini asal terima tenaga honorer. Namun demikian di hadapan ASN maupun pejabat yang hadir apel pagi bupati tidak menyebutkan siapa saja nama pejabat yang dimaksudkan.

“Saya sudah tau OPD mana yang suka rekrut honorer. Jangan salah rekrut saja, akhirnya APBD habis hanya untuk bayar honorer,” sesalnya.

Sesuai informasi yang sudah ia dengar bahwa ada kepala OPD yang berani merekrut honorer dalam satu OPD bisa memperkerjakan 30-60 honorer.

Pemkab Mimika ujar hanya akan membayar honore yang pengangkatannya dengan SK Bupati, tetapi jika diluar itu maka Pemkab tidak akan membayar.

“Jangan seperti guru-guru honorer, yang main asal rekrut oleh yayasan, lalu mau bebankan ke Pemkab. Kalau begitu, saya kembalikan ke yayasan sendiri yang bayar. Saya bayar yang ada SK saja. Begitu juga OPD lain, kira-kira kalau kalian asal rekrut terus tidak dibayar lantas mereka demo, terus itu siapa yang tanggung jawab?” tanya Omaleng.

Diakhir arahannya ia ingatkan agar tidak ada lagi perekrutan honore di semua OPD. (a30)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.