Freeport Siap Bantu KPU Mimika Distribusi Logistik Pemilu

TIMIKA,TimeX

Perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia PT Freeport Indonesia menyatakan siap membantu KPU Mimika mendistribusi logistik Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres di tiga distrik yang wilayah pelayanannya masuk area tambang.

Foto: Kristina/TimeX
RAKOR – Suasana rapat koordinasi antara PTFI dan tiga distrik yang wilayah kerjanya masuk area PTFI di Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Jumat (29/3).

Kesediaan ini disampaikan oleh Andreas Hindom dari Departemen Govermen Relation PT Freeport Indonesia selaku pemimpin rapat koordinasi (Rakor) antara pemerintah tiga distrik dan tiga perwakilan Polsek yang wilayah pelayanannya masuk di area kerja tambang, KPU dan Bawaslu. Tiga distrik itu Tembagapura, Kuala Kencana dan Mimika Timur Jauh. Sementara tiga Polsek adalah Polsek Kuala Kencana, Tembagapura dan Polsek Mimika Timur.

Rakor yang diinisiasi PTFI ini berlangsung di Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Jumat (29/3).

Turut hadir Iptu Yulius Harikatang Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Luis Maryen Wakapolsek Mimika Timur, Bripka Willy Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Jonas Janampa Ketua Bawaslu Mimika, Luther Beanal komisioner KPUD Mimika, Everth Hidom Kadistrik Kuala Kencana, Martinus Nuboba Kadistrik Tembagapura, Aser Korwa Sekretaris Mimika Timur Jauh dan seluruh anggota PPD dan Panwas di tiga distrik tersebut.

Hindom menjelaskan pertemuan tersebut diselenggarakan untuk mendukung pelaksanaan agenda nasional yakni pemilu pada 17 April 2019 nanti.

“Kami dari pihak perusahaan akan memfasilitasi dalam hal pendistribusian logistik dan masalah administrasi bagi karyawan kami, baik karyawan PTFI maupun kontraktor yang akan mengikuti pelaksanaan Pemilu tersebut. Namun semuanya harus dikoordinasikan dengan cara menyurat dan semampunya kami akan membantu,” katanya.

Dalam rapat tersebut Hindom menanyakan kepada pihak KPU Mimika mengenai kebenaran berita di media tentang sekitar 12.000 karyawan terancam tidak mengikuti pemilu. Atas kondisi ini Hindom meminta dispensasi dari KPU memang bisa memberikan kesempatan lagi bagi perusahaan untuk mengurus ulang karyawan agar dapat mengikuti pelaksanaan pemilu.

Sementara Luther Beanal komisioner KPU Mimika mengapresiasi kepada pihak PTFI yang sudah menggelar rakor tersebut sehingga bisa saling mengetahui apa yang menjadi kebutuhan daerah yang ada di wilayah kerja PTFI dalam mengikuti pesta demokrasi nanti.

“Saya sangat berterimakasih sekali kepada perusahaan dapat membantu kami dalam pelaksanaan. Dan saya juga mewakili teman-teman dari komisioner KPUD sangat berterima kasih kepada perusahaan PTFI yang bersedia mendukung pelaksanaan Pemilu ini, sehingga bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Bahkan Luther juga membantah atas berita terkait 12 ribu karyawan terancam tidak bisa ikut pemilu.

“Itu tidak benar karena dalam waktu dekat saya akan sosialisasi kepada karyawan yang ada di Tembagapura,” kata Luther menjawabi pertanyaan Hindom.

Sementara perwakilan PPD dan Pandis wilayah Distrik Tembagapura menginginkan agar pendistribusian logistik bisa lebih cepat dengan mempertimbangkan kondisi geografis jarak yang jauh, cuaca dan keamanan sehingga tidak ada keterlambatan pendistribusian. (a33)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.