FKDM Minta KPU dan Bawaslu Mimika Serius Tangani Pemilu

TIMIKA, TimeX

Menjelang H-2 pelaksanaan Pemilu Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Luky Mahakena meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu selaku penyelenggara pesta demokrasi lebih serius menangani pelaksaan Pemilu. Harus ada strategis tahapan dan penetapan hasil pemilu Pileg dan Pilpres 2019.

Foto : Dok/TimeX
Luky Mahakena

“KPU dan Bawaslu Kabupaten Mimika dibutuhkan tingkat keseriusan yang maksimal akan akumulasi kondisi riil pelaksanaan di lapangan saat mengawali pencoblosan tanggal 17 April 2019,” kata Luky kepada Timika eXpress via phone, Jumat (12/4).

Ia mengatakan ada beberapa indikator kelemahan yang sebelumnya terjadi baik internal penyelenggara komisioner, kesiapan infrakstruktur logistik pemilu dan para kontestan partai, caleg dan aturan tertib bagi warga pemilih menjadi perhatian utama.

Hal ini dibutuhkan metode teknis menyelenggaraan dan pengawasan melekat sehingga terstruktur kerjanya sesuai diharapkan sistem berdemokrasi, jujur, adil, bebas dan rahasia,” terangnya.

Ajang pesta demokrasi Pemilu 2019 secara materi dan praktisi harus berjalan sesuai peraturan perundangan PKPU.

Ia harapkan tingkat kebutuhan dalam pemilu serentak ini yang dimana pemilihan legislatif di tingkat daerah Mimika bisa berindikasi mengalami suasana berdemokrasi secara sehat.

Para caleg diminta tidak memobilisasi massa pendukung dengan efek manfaat giat serangan fajar yang diperintahkan untuk mendukung terhadap seseorang kontestan caleg dengan motif menyerang semua TPS-TPS pada salah satu Dapil.

Apabila hal ini sampai terjadi maka ini membuktikan lemahnya sistem administrasi DPT pada TPS yang tidak sesuai harapan untuk menyalurkan hak suara pemilih. Penyebabnya menjadi alasan bagi setiap pemilih berniat memilih Golput semakin besar di setiap ajang Pemilu nanti.

“Kelemahan dan kekuatan KPPS perlu ditingkatkan pengawasannya di masing masing TPS, karena jika tidak maka sangat rentan terjadi yang negatif,” ujarnya.

KPU maupun Bawaslu diharapkan di setiap ajang Pemilu perlu memperhatikan destinasi berdemokrasi secara sehat bagi warga Mmika. Hal ini, jika tidak diperhatikan secara serius maka awal proses dan hasil penyelenggara akan memunculkan masalah. Ini menjadi ujian berat integritas KPUD dan Bawaslu Mimika.

“Kita harus melihat sejarah setiap penyelenggara pemilu dan Pemilukada di Mimika. Dan diharapkan tanggal 17 April besok dan seterusnya tahapan rekapitulasi dan pleno penetapan hasil caleg maupun Pilpres kali ini menjadi momentum bangkit pesta demokrasi,” harapnya. (aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.