Masa Tenang H-2, APK Caleg Belum Dibersihkan

TIMIKA,TimeX

Memasuki masa tenang H-2, ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di Kota Timika masih juga belum dibersihkan oleh para caleg maupun parpol yang memasang APKnya selama masa kampanye.

FOTO:KRISTIN/TimeX
BERTEBARAN – Hingga Minggu (14/4) masih banyak alat peraga kampanye dari partai dan caleg yang  bertebaran di Kota Timika.

Meskipun pihak Badan Pengawas Pemilu sudah menyurat kepada setiap parpol maupun tim pemenangan untuk segera membersihkan APK masing-masing paling lambat tanggal 13 April pukul 00.01 WIT. Namun himbauan itu tidak juga dilaksanakn oleh para kontestan pemilu.

Pemandangan ini seperti telihat di Jalan Budi Utomo sekitar Bundaran Timika Indah, Jalan Boguenville, Jalan Yos Sudarso sekitar lampu merah Bank Papua dan eks Pasar Swadaya serta beberapa titik lainnya dalam kota.

Untuk itu, pihak Bawaslu masih memberikan kelonggaran hingga tanggal 14 April (Minggu) hingga pukul 00.01 WIT untuk segera dilakukan pembongkaran lagi.

Budiono selaku Komisioner Bawaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga kepada wartawan di Gedung Eme Neme Yauware, Minggu (14/4) mengatakan pemasangan APK sudah diberikan jadwal mulai dari tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

“APK merupakan salah satu bentuk kampanye juga. Jadi kita sudah menyurat kepada parpol untuk menurunkan semua APK, kita kasih waktu sampai besok (hari ini-red) pukul 00.01 WIT, jika tidak diturunkan juga maka kami yang akan melakukan pembersihan,” kata Budiono.

Ia mengatakan pihak Bawaslu memberikan kesempatan kepada pemilik APK yang menurunkan sendiri supaya bisa mengambil jaminan di perijinan.

“Kalau kami tertibkan hari ini juga maka pemilik APK tidak diberi kesempatan untuk mengambil jaminan pembongkaran di perijinan,” ujarnya.

Budiono mengatakan bahwa Bawaslu sudah menyurat kepada Satpol PP untuk membantu mereka pada saat proses pembersihan dimana rencananya hari ini, Senin (15/4).

“Kami sudah menyurat ke Satpol PP untuk meminta kesediaan personilnya di mana jumlah personil yang kami minta sebanyak 60,” terangnya.

Sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 7 tahun 2019 tentang perubahan ketiga atas peraturan KPU nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilu 2019, pelaksanaan kampanye calon DPR, DPD dan DPRD serta Presiden dan wakil presiden bahwa kampanye melalui rapat umum, iklan media massa, cetak dan elektronik terjadwal mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 13 April 2019.

Untuk itu sesuai perintah Undang-undang Republik Indonesia  nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu pada pasal 1 ayat (36) dijelaskan masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktifitas kampanye pemilu. Kemudian pada pasal 278 ayat (1) dijelaskan masa tenang berlangsung tiga hari sebelum hari pemungutan suara (tanggal 14, 15 dan 16 April 2019). (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.