Menuju Pemilu Sejuk dan Damai, KPU Mimika Doa Bersama Pelbagai Pihak

 TIMIKA,TimeX

Menuju Pemilu Sejuk dan Damai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika melaksanakan doa bersama melibatkan pelbagai pihak dengan menghadirkan lima perwakilan tokoh agama.

Foto: Kristina/TimeX
SUASANA – Suasana doa bersama di Tongkonan, Senin (15/4).

Doa bersama melibatkan jajaran Forkopimda, FKUB, tokoh masyarakat dan perwakilan caleg dan pengurus Parpol berlangsung di Gedung Tongkonan, Senin (15/4).

Indra Ebang Ola Ketua KPU Mimika dalam sambutan  memohon maaf atas kekurangan dan keterbatasan KPU sehingga dinilai belum maksimal.

“Sebenarnya acara ini disiapkan juga untuk seluruh peserta pemilu serta penyelenggara di tingkat bawah seperti PPD hingga PTPS. Namun pihak PPD dan PPS hanya sebagian tidak hadir karena sedang mempersiapkan proses dimana kami pihak KPU Mimika mendapatkan perintah dari KPU Provinsi agar menyelesaikan operasional PPS dan PPD selambat-lambatnya pukul 22.00 WIT hari ini (Senin-red) sehingga perhatian sedang tertuju juga kepada hal tersebut,” jelasnya.

Indra juga menjelaskan pihak parpol juga tidak semua hadir karena sedang membangun konsolidasi internal untuk proses yang akan dihadapi oleh calegnya sehingga mereka berhalangan hadir.

“Namun tujuan doa hari ini bagaimana kita memohon mengangkat hati untuk membangun spiritualitas dalam proses pelaksanaan Pemilu 2019,” katanya.

Kesempatan itu sebagai penyelenggara Indra memberikan motiviasi tetap semangat buat semua peserta pemilu khususnya untuk 458 caleg dibawah naungan 16 Parpol.

“Caleg dan parpol yang hari Rabu tanggal 17 nanti akan menjadi objek perhatian dari seluruh pilihan masyarakat Mimika. Kami pihak KPU tidak memberikan dan menjanjikan apa-apa. Kami hanya bisa  berjanji akan melaksanakan tugas dan fungsi kami sebagai penyelenggara untuk bekerja dan merawat proses perolehan suara di tingkat TPS hingga tingkat kabupaten berjalan sesuai aturan,” paparnya.

Di hadapan peserta doa bersama Indra tegaskan pihaknya tidak berjanji apa-apa selain menjaga suara yang telah diberikan oleh masyarakat dalam proses pemilu dengan sepenuh hati dan semaksimal mungkin.

“Saat ini kegiatan KPU terfokus pada distribusi logistik, dan untuk penyelenggara pemilu tingkat bawah kami sudah lakukan bimtek-bimtek. Kemudian pada malam ini seluruh kebutuhan baik operasional, honorarium dan kebutuhan pembuatan TPS dipastikan selesai pada malam ini,” katanya.

Ia pastikan H-1 seluruh TPS sudah bisa disiapkan. Untuk itu dalam mengantisipasi seluruh kegiatan, Indra mengajak semua pihak yang hadir serta masyarakat luas berdoa dan memohon agar iklim dan cuaca yang menjadi kendala  dalam pendistribusian boleh berjalan baik.

“Semoga Tuhan  mendengarkan doa dan menjawab apa yang menjadi harapan kita semua,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam dinamika politik selalu menghadirkan warna keributan dan konflik. Oleh karena itu melalui kesempatan doa bersana ia berharap bisa bersama-sama menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan yang ada di Mimika.

“Betapa peliknya kita semua di Indonesia dimana kita disuguhkan lima surat suara untuk presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten yang merupakan terbesar di dunia dan baru terjadi selama sejarah di negara Indonesia. Kita mengaharapkan Tuhan hadir,” katanya.

Ia juga mengajak mari dengan fokus  hingga pelaksanaan pemilu hari H sampai pleno tingkat kabupaten seluruh masyarakat menjadi lebih dewasa dan menerima apa menjadi keputusan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara Yonas Yanampa Ketua Bawaslu Kabupaten Mimika dalam sambutan mengungkapkan Bawaslu sudah siap 95 persen hingga nanti tahap pemilu selesai.

“Kami Bawaslu ingin mengubah sistim. Kita semua tahu bahwa pemilu di atas pemilu hasilnya selalu tidak maksimal, namun untuk kali ini kami harus memastikan bahwa kali ini pemilu bisa berhasil,” janjinya.

Namun kata Yonas dalam mensukseskan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu melain harus menjadi komitmen dari pihak KPU, peserta pemilu dan semua masyarakat bahwa pemilu ini harus didukung dengan baik.

“Ini tugas yang berat, tetapi ketika kita sama-sama berkomitmen melaksanakan ini sesuai aturan, maka bisa menghasilkan pemilu yang berintegritas. Dan marilah kita sama-sama menjaga netralitas kita untuk memberikan hasil yang maksimal,” ajaknya.

Ia menyampaikamn Bawaslu akan mengontrol supaya Panwaslu Distrik akan melakukan pengawasan melekat.

“Dalam momen doa bersama ini kami harapkan kepada semua pihak agar bisa mendukung dengan doa, karena pemilu ini juga menjadi tanggung jawab kita semua,” ungkap Yonas.

Ignatius Robert Adii Ketua FKUB Kabupaten Mimika mengapresiasi bahwa pemilu kali ini sangat luar biasa. Di mana semua sudah disampaikan oleh Ketua KPU dan Ketua Bawaslu.

“FKUB bersama dengan TNI-Polri, Bawaslu, KPU dan juga hamba Tuhan sudah melaksanakan sembilan kali doa dan untuk kali ini ke sepuluh,” ujar Ignatius.

Ia mengatakan manusia bisa punya keyakinan bahwa semua mudah untuk dilaksanakan namun yang menentukan adalah Tuhan.

“Salah satu cara adalah kita mohon kepada Tuhan dalam melakukan tugas yang besar melalui doa, baik secara perorangan maupun secara bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” kata Ignatius.

Ia berharap sifat negatif seperti emosi, nafsu, ambisi dan akhirnya konflik itu tidak boleh terjadi. Yang boleh adalah hal positif seperti elok, nyaman, aman dan kondusif.

Ia juga berdoa agar 35 orang dari 458 Caleg terpilih adalah orang yang bukan dipilih oleh rakyat saja tetapi oleh Tuhan.

“Doa yang baik adalah doa yang didasari oleh iman. Mimika damai berarti Papua damai, Papua damai berarti Indonesia damai,” katanya.

Doa bersama dibawakan perwakilan lima lintas agama yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha secara begantaian. (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.