Bupati Omaleng: KPU Jangan Tunda Pleno Pemilu 2019

“Kamikan sudah rapat seluruh Forkopinda, bahwa kita akan kawal ini. Pleno tidak boleh ditunda-tunda, yang menang menanglah. Begitu juga yang kalah, masyarakat juga jangan ada yang ribut-ribut. Mari kita sama-sama sukseskan Pemilu di Kabupaten Mimika”

TIMIKA,TimeX

Eltinus Omaleng Bupati Mimika mengingatkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika berani mengambil keputusan dengan tidak menunda hasil pelno, karena dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dikawal oleh Bawaslu dan masyarakat.

Foto: Indri Yani
Eltinus Omaleng

“Kami kan sudah rapat dengan seluruh Forkopinda, bahwa kita akan kawal ini. Pleno tidak boleh ditunda-tunda, yang menang menanglah. Begitu juga yang kalah, masyarakat juga jangan ada yang ribut-ribut. Mari kita sama-sama sukseskan Pemilu di Kabupaten Mimika,” kata Omaleng kepada Timika eXpress seusai memberikan hak suaranya, Rabu (17/4).

Orang nomor satu di Mimika ini pada Pileg dan Pilpres memberikan hak suaranya di TPS 06  Kelurahan Timika Jaya SP 2 Distrik Mimika Baru.

Omaleng juga memastikan jalannya pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden serentak pada 17 April di wilayah Kabupaten Mimika masih berlangsung aman.

“Mereka sudah cukup paham dan mereka tahu siapa yang mereka akan pilih. Siapa yang bisa menjadi pemimpin yang baik khusus untuk presiden RI ini,”  kata Omaleng.

Sementara untuk memilih calon anggota DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Mimika menurutnya kembali kepada masing-masing pemilih sesuai hati nurani.

“Itu tergantung mereka, mereka mau pilih siapa,” katanya.

Omaleng yang kembali terpilih dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu mengharapkan selesai proses pencoblosan ini, kertas suara dapat diantar ke DPD masing-masing untuk diplenokan dan boleh berjalan tertib, aman tidak ada gangguan kamtibnas.

“Tentu kita ingin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena tentu kita ingin pemilu ini berjalan dengan aman dan sukses,” harapnya.

Selaku kepala daerah, Omaleng menghendaki hal-hal yang pernah terjadi tahun sebelumnya tidak boleh terjadi di pemilu kali ini.

Nada yang sama juga disampaikan oleh Alfons Mutaweyau Sekretaris Kelurahan Koperapoka.

Alfons saat mendatangi redaksi Timika eXpress pada Rabu (17/4) malam mengharapkan kepada 16 Partai Politik dalam Pileg apabila calegnya tidak lolos jangan menggerakan massa untuk mengganggu situasi keamanan di kota ini.

Sebaliknya kepada KPU ia berharap menetapkan Caleg sesuai hasil pleno yang sah. Jangan sampai menerbitkan SK lebih dari satu seperti pengalaman Pemilu lima tahun lalu. Sebab apabila itu terjadi maka dampaknya pada pembangunan di Kabupaten Mimika bisa terhambat lantas berhubungan dengan tahapan pembahasan APBD Mimika bersama eksekutif. (a30/tio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.