Bupati Omaleng Ingatkan Jangan Ada Calo Tes CPNS

TIMIKA,TimeX

Eltinus Omaleng Bupati Mimika mengingatkan kepada siapapun pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika jangan ada yang mau menjadi calo tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi umum tahun 2018 yang dibuka tahun 2019 yang kini sementara berlangsung.

Foto: Indri/TimeX
PENCAKER – Para pencaker sementara membaca persyaratan tes CPNS di Kantor Pos Timika, Kamis (25/4).

Apabila ketahuan dirinya perintahkan aparat untuk tangkap oknum-oknum yang dengan sengaja menjadi calo CPNS untuk diproses hukum.

“Tangkap kalau ada yang jadi calo, dan proses hukum, bahkan kalau ada yang mau demo-demo kita akan tangkap,” ancam Omaleng usai pimpin apel peringatan HUT Otda ke XXIII di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan kepada media, Kamis (26/4).

Ia menyebutkan dari 300 kuota yang ada, 80 persen hanya diberikan kepada Orang Asli Papua (OAP) lebih kepada putra daerah, dan 20 persen untuk non OAP, tetapi hanya mereka yang kelahiran Mimika saja.

“Saya ingin pertegas lagi bahwa kita memang buka lowongan CPNS mulai tanggal 22 April . Jadi semua 80 persen Orang Asli Daerah dan 20 persen itu non OAP, tapi yang hanya lahir diTimika saja, bukan di  Papua lain. Hanya di Timika ini yang saya ingin perjelas,” jelas Omaleng.

Dari 300 orang itu ujarnya sudah jelas 240 CPNS untuk OAP dan 60 orang lainnya bagi non OAP. Tes CPNS ini semuanya dilakukan secara nnline, tidak manual.

“Jadi tes itu online, entah untuk OAP ataupun non OAP. Tidak ada cerita ofline. Kalau kita ofline berarti kita mengalami kemunduran,” tegasnya.

Pantauan media ini puluhan pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Mimika mulai ‘menyerbu’ (mendatangi-red) Kantor Pos Mimika yang terletak di Jalan Yos Sudarso pada Kamis (25/4).

Kedatangan Pencaker ini hendak membaca pengumuman pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang ditempel oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur Daerah (BKPSDAD) Mimika.

Di lokasi di hari pertama pengumuman itu terlihat begitu banyak warga berdesak-desakan membaca persyaratan pengumuman tes CPNS secara online ini.

Berlinda T, seorang pencaker kepada Timika eXpress dengan jujur menuturkan belum pernah mengikuti tes secara online. Bahkan untuk mendaftar saja ia belum tahu bagaimana prosedurnya.

“Saya tidak tahu, tes online itu kaya bagaimana?” katanya.

Rupanya hal itu berbeda dengan Agapitus. Pria asal Kamoro ini mengaku cukup senang dengan diterapkan tes secara online.

“Biar online saja supaya tidak ada yang main sogok-sogok. Kita juga senang OAP dikasih kuotanya banyak. Ini jadi kesempatan buat kita anak putra daerah,” tuturnya gembira. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.