15 Pelajar SMP Jadi Finalis Alam Lestari Freeport

  • SMPN 7 Dinobatkan Sebagai Sekolah Kreatif Berwawasan Lingkungan

TIMIKA, TimeX

PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui  Departemen Environmental (Lingkungan Hidup) memperingati Hari Bumi sekaligus pemilihan 15 finalis alam lestari PT Freeport Indonesia angkatan 13 tahun 2018/2019.

Pada peringatan Hari Bumi dengan mengusung tema, ‘Together We Can Save The Earth (Bersama Kita Bisa Menyelamatkan Bumi), Departemen Enviromental PTFI juga menobatkan SMP Negeri 7 sebagai sekolah kreatif berwawasan lingkungan.

Sementara 15 finalis Pangeran Alam dan Putri Lestari PT Freeport Indonesia terpilih dari seleksi 50 siswa di 28 SMP di Mimika.

NYANYI BERSAMA-Peserta alam lestari nyanyi bersama saat pemilihan finalis alam lestari dan peringatan Hari Bumi di MPCC LPMAK, Jalan Cenderawasih, Rabu (1/5).

Peringatan Hari Bumi setiap tanggal 22 April yang intens dirayakan perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia tahun ini digelar di Multipurpose Community Center (MPCC) milik Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK), di bilangan Cenderawasih, Rabu (1/5).

Puncak peringatan Hari Bumi dan pemilihan finalis alam lestari, dihadiri ratusan pelajar maupun guru-guru dari 28 SMP se-Mimika.

Sebagai inspirasi dan bentuk kepedulian pelestarian lingkungan dalam memaknai Hari Bumi, ratusan pelajar SMP bersama guru-guru pendamping berkesempatan menonton film pendek tentang hemat meggunakan air.

Film tersebut dibuat pelajar SMP YPJ Kuala Kencana.

Digelar pula pertujukan 4 kelompok siswa dari gabungan sekolah-sekolah.

Kelompok pertama membawakan puisi dengan tema ‘Pahlawan Lingkungan’, dengan pesan pentingnya menjaga lingkungan.

Kelompok kedua mempertunjukan tema ‘Musik Form The Earth’, dengan mennyanyikan lagu Papua berjudul Yamo  Rambe diiringi alat musik tifa, diselingi dengan puisi dengan seruan menjaga dan melestarikan lingkungan.

Kelompok selanjutnya membawakan puisi dengan ilustrasi lestarikan lingkungan melalui tema ‘Mulailah dari Diri Sendiri’.

Kelompok terakhir  menyanyikan lagu ‘kepompong’ diiringi gitar, dengan selingan puisi dengan pesan menjaga lingkungan.

Usai pentas, 50 siswa peserta alam lestari dari 28 sekolah disilahkan naik ke panggung utama.

Adapun peserta alam lestari yang menjadi jargon dari setiap sekolah saat tampil ke panggung disoraki dengan yel yel dari teman-teman sekolahnya masing-masing.

Satu persatu peserta selanjutnya mengambil amplop untuk memastikan hasil lulus tidaknya dalam seleksi pangeran alam dan putri lestari 2018/2019.

Tentu sungguh mengharukan, setelah mengikuti tahapan proses sejak Agustus 2018 lalu sampai pada ajang pemilihan, peserta yang tidak lulus sempat menangis karena tidak lulus.

Adapun keputusan dewan juri menetapkan 15 finalis alam lestari angkatan 13 (lihat tabel).

Robert Sarwom, General Superintendern Reklamasi, Biodiversity, Edukasi, Departemen Enviromental PTFI dalam sambutannya mengatakan, peserta alam lestari mengikuti seleksi dengan berbagai kriteria  penilaian.

“Kami seleksi mereka sejak Agustus 2019 mulai dari kriteria kedisiplinan, kreativitas melestarikan lingkungan tidak hanya di sekolah tapi juga di masyarakat.  Tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain, kreativitas lomba di sekolah, inisiatif, pengembangan diri dan masih banyak lainnya,” kata Robert.

Pada kesempatan itu, ia pun menyampaikan apresiasi kepada 15 finalis, dan spirit bagi peserta yang tidak lolos untuk tidak berkecil hati, melainkan harus tetap semangat berjuang pada even mendatang.

Sebagai bentuk penghargaan, kepada peserta alam lestari yang tidak lolos diberikan piagam penghargaan dan voucher.

Sementara, terkait momentum peringatan Hari Bumi, Robert mengatakan,   peringatan hari bumi sekaligus pemilihan 15 finalis alam lestari sengaja digelar pada 1 mei bertepatan dengan libur sehingga tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah.

Ia berharap finalis alam lestasi bisa mengaplikasikan pengetahuan dan ilmu kepada keluarga, teman sekolah maupun masyarakat umum dalam melestarikan lingkungan.

“Harapan saya finalis alam lestari jadi duta lingkungan, karena melestarikan lingkungan merupakan bentuk syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Pasalnya, Freeport mempunyai kepedulian yang besar dalam melestarikan lingkungan seperti yang telah dilakukan di Pusat Reklamasi Mile 21.

“Jadi perusahaan tidak hanya mengambil hasil bumi tapi mengelola dari dampak yang dilakukan,” tegasnya.

Selanjutnya, Munawir Nuhuyanan, Kepala Bidang Penanggulangan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika pada kesempatan yang sama menambahkan, untuk menjaga dan melestarikan lingkungan di Mimika, bukan hanya jadi tugas dan tanggung jawab Pemkab Mimika dan PT Freeport, tapi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk itu siswa-siswi yang berkesempatan mengikuti seleksi alam lestari bisa menjadi duta lingkungan.

“Ilmu pengetahuan yang sudah adik-adik dapatkan bisa ditansrferkan ke keluarga, teman-teman sekolah dan seluruh masyarakat Mimika demi menjaga alam dan lestarinya lingkungan kita,” pesannya.

Sementara Meitty Poei, Program Coordinator Enviromental Education, Departemen Enviromental PTFI mengatakan, 15 finalis alam lestari nantinya akan mengikuti serangkaian seleksi pada pertengahan Mei.

“Dari 15  finalis akan disleksi lagi dan akan dipilih 2 orang pelajar, yang putra jadi Pangeran Alam dan perempuan dinobatkan sebagai Putri Lestari. Pangeram Alam dan Putri Lestari nanti jadi duta lingkungan,” tambahnya.

Pangeran Alam dan Putri Lestari nantinya berkesempatan mengunjungi daerah-daerah lain di Indonesia untuk studi banding terkait pelestarian lingkungan.

Diakhir acara dilakukan penyerahan piala bergilir oleh Jimmy Rumainum selaku Section Edukasi Departemen Enviromental PT FI kepada perwakilan SMPN 7 sebagai sekolah kreatif berwawasan lingkungan.

Untuk diketaui, pemilihan 15 finalis alam lestari disponsori oleh PT Freeport Indonesia, Pemkab Mimika dan PT Universal Tekno Reksa Jaya. (epy)

Nama-Nama 15 Finalis Alam Lestari

NO NAMA SISWA / SISWI ASAL SEKOLAH
1. Kiersten Dumais

 

SMP Tabita SION
2. Samuel Nelson Wabiser SMP Tabita Sion
3. Crisamda Sapulette SMPN 11
4. Giovanny Pardede SMPN  11

 

5. Caesar Lawamuran SMPN 5
6. Zevania gracia Esiyulina SMP YPPK St Bernadus Timika

 

7. Praditya Rizki A Putri SMP Maarif NU
8. Jordan Belo Pasulu SMP Kalam Kudus
9. Qory Simanungkalit SMP Kalam Kudus
10. Revaldo Ramadana SMP IT Al Falah
11. Andhini maulani SMP IT Smart Kids

 

12. Akbar Saputra SMP IT Smart Kids

 

13. Mario Cornelius SMP Advent

 

14.  Selvi Agustina SMP Taruna Rajawali
15. Dianakita Samori – SMP Yosua

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.