Suara Caleg PBB dan PKB Diduga Hilang

TIMIKA,TimeX

Jumlah suara Saulus Ratu Calon Anggota Legislatif Mimika dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan Nataniel Murib Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diduga hilang. Saulus Ratu masuk Daerah Pemilihan (Dapil) VI wilayah Distrik Mimika Barat Jauh. Sementara Nataniel Murib masuk Dapil V di wilayah Distrik Jita.

Foto: Kristina/TimeX
MELAPOR – Saulus Ratu bersama Marjan Tusang (baju merah) kuasa hukumnya melaporkan dugaan pelanggaran pemilu di Gakkumdu, Senin (6/5).

Menyikapi dugaan pelanggaran Pemilu ini, Saulus Ratu mengadukan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Mimika Barat Jauh ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Jalan Yos Sudarso, Senin (6/5).

Politisi PBB Dapil VI ini melaporkan PPD Mimika Barat Jauh lantas merasa suaranya hasil pencoblosan pada Rabu 17 April lalu jumlahnya berkurang.

Saat mendatangi Gakkumdu ia didampingi Marjan Tusang kuasa hukumnya.

“Jadi hari ini (Senin-red) kami melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi di Mimika Barat Jauh, di mana klien saya merasa dirugikan karena adanya penyusutan jumlah suara, yang mana saat pleno tingkat distrik, jumlahnya 492 suara kemudian menyusut menjadi 30 suara,” jelas Marjan Tusang kepada awak media di Kantor Gakkumdu saat itu.

Marjan Tusang bersama kliennya melaporkan PPD Mimika Barat Jauh karena adanya dugaan pelanggaran agar Gakkumdu tindaklanjuti.

“Untuk sementara kami masih menunggu kelengkapan dari dasar formilnya, sehingga nanti dalam dua hari kedepan akan ada tindaklanjut, dan verifikasi  terhadap PPD yang diduga sebagai terlapor,” ujarnya.

Ia berharap laporan tersebut bisa direspons oleh pihak berwewenang dalam hal ini Bawaslu maupun Gakkumdu.

“Untuk sementara kami punya bukti rekapan di TPS ada. Tapi itu yang menjadi kendala tadi, sehingga menjadi adu argumen dengan rekan di Bawaslu, bahwa dari PPD dengan KPPS tidak bersedia untuk menyerahkan form C1 kepada saksi di TPS. Di mana hal itu juga merupakan satu pidana yang dilakukan. Kemudian tidak dilaksanakan pleno tingkat distrik malah langsung dinaikan ke tingkat kabupaten,” paparnya.

Sementara untuk Nataniel Murib kasus dugaan pelanggaran pemilu dilaporan oleh beberapa kepala kampung dari Distrik Jita.

Mereka lapor karena suara masyarakat yang disalurkan untuk Nataniel Murib Caleg DPRD Mimika dari PKB hilang saat pleno tingkat kabupaten.

Pada laporan itu menyebutkan Caleg nomor urut 2 ini meraih 144 suara di Kampung Sumapro, 129 suara di Kampung Blumen dan 51 suara di Kampung Waituku.

“Kami sebagai kepala kampung mewakili masyarakat karena merasa dirugikan. Suara untuk Caleg mereka menghilang saat pleno tingkat kabupaten. Sampai di pleno tingkat PPD suara pak Nataniel masih tetap sebanyak 324 suara, dan unggul di Jita. Tapi kenapa sampai di pleno tingkat kabupaten suaranya jadi kosong? Itu yang kami proses sekarang mewakili masyarakat,” papar Kepala Kampung Blumen, David Timote.

Kedua laporan pelanggaran pemilu ini diterima oleh Emanuel Waromi sebagai koordinator Gakkumdu. (a33)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.