Pendaftaran CPNS, Kantor Pos Timika Raup Rp28,7 Juta

TIMIKA,TimeX

Sejak dibuka hingga dengan Senin (13/5) pendaftaran penerimaan berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Kantor Pos Cabang Timika meraup untung dari biaya pengiriman Rp25 ribu perorang mencapai Rp28.750 ribu. Jumlah ini berdasarkan penghitungan 1.150 pelamar. Kesempatan pendaftaran ini tinggal empat hari lagi segera berakhir.

Jumlah pelamar sesuai tiga jenis formasi umum 2018 yakni pendidikan, kesehatan dan teknis, atau dikategorikan dalam tiga POBOX 3.000, 4.000 dan 5.000.

Fransiskus Suryaman Kepala Kantor Pos Cabang Timika mengungkapkan semua berkas tersebut telah dikirim ke Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur Daerah (BKPSDAD) Mimika.

Menurutnya, antusias masyarakat terhadap dibukanya penerimaan CPNS tahun ini memang sangat luar biasa. Setiap harinya itu ada 222 orang yang masukkan berkasnya.

“Peningkatan jasa pengiriman melalui kantor Pos cukup signifikan mencapai 80-90 persen dibandingkan hari biasanya,” tutur Fransiskus saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Senin (13/5).

Pengiriman berkas ujar Fransiskus tidak membutuhkan waktu lama, petugas hanya membutuhkan waktu sekitar empat menit memasukkan data ke alamat yang dituju setelah itu pada siang hari langsung dikirim ke (BKPSDAD).

Ia menambahkan sejak BKPSDAD membangun kerjasama dengan Kantor Pos memberikan pelayanan penerimaan berkas pelamar CPNS pada Hari Minggu tetap dilayani. Hanya saja minggu ini sudah tidak lagi mengingat batas akhirnya 17 Mei jatuh pada Hari Jumat.

“Untuk loket kita tetap sama hanya proses pengurusan berkasnya kita percepat agar saat siang hari sudah bisa diantarkan ke BKPSDAD,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Mimika membutuhkan 300 pegawai dengan alokasi formasi yakni, formasi tenaga guru 111 orang, formasi tenaga kesehatan 117 orang dan formasi tenaga teknis 72 orang.

Jadwal memasukan berkas CPNS dimulai dari 24 April sampai 17 Mei 2019 mendatang lewat loket kantor Pos Timika. Pendaftaran CPNS secara online melalui situs sscn.bkn.go.id. Formasi untuk Kabupaten Mimika mulai dari jenjang SMA, D III dan S 1.

Dari kuota yang ada, 80 persen dikhususkan untuk putra putri Orang Asli Papua (OAP) lahir besar di Mimika dan 20 persen untuk non OAP juga lahir, besar dan sekolah  di Papua.

Formasi CPNS tidak dapat dirubah

Terpisah, Marthen Paiding Pejabat Sekda (Pjs) Mimika menegaskan formasi CPNS 2018 kini sementara dibuka sudah dikeluarkan oleh Kemenpan RB tidak bisa dirubah.

“Kita kan mengajukan kuota dan formasi ke Kemenpan RB sesuai kebutuhan kita, sehingga itu tidak bisa dirubah lagi,” kata Marthen saat arahan apel pagi di hadapan ratusan ASN di kantor Pusat Pemerintahan, Senin (13/5).

Mantan Kepala Inspektorat ini memastikan andaipun jika ada formasi atau jurusan yang tidak ada pelamarnya tidak bisa digantikan dengan formasi lain, karena jika diganti maka itu dianggap tidak sah.

“Kalau tidak ada pelamar ya, kita yang rugi. Berarti formasi itu tidak ada peminatnya. Jadi kalau kita mau rubahpun tidak bisa. Inikan kuota yang kita ambil, juga ada kuota dari 2018 kemarin,” papar Marthen.

Selain itu Paskali Kirwelakubun  Kepala BKPSDAD saat dihubungi Timika eXpres melalui telepon selulernya, Senin (13/5) menjelaskan jika pelamar pada formasi 2018 jauh lebih sedikit, Pemkab dapat menyurati Kemempan RB terkait dengan kurangnya animo masyarakat akan formasi tersebut.

“Animo masyarakat itu nantinya yang menjadi acuan, dan tolok ukur untuk kita ajukan revisi. Dan misalnya formasi guru yang kurang, maka formasi itu dapat dialihkan, tetapi hanya seputar guru saja tidak bisa ke formasi lain,” ungkap Paskalis.

Paskalis juga mengatakan, jika lamaran semua pelamar CPNS yang sudah terkumpul di kantor pos akan dikirim ke BKPSDAD Kabupaten Mimika untuk diverifikasi factual.

“Nanti kalau tesnya itu barulah tim BKN dari Jakarta yang datang, karena  operator dan servernya itu langsung dari Jakarta,” katanya.

Tempat tes sebutnya sudah pasti menggunakan gedung SMP Negeri 2. (a30/san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.